Pengaruh penambahan Limbah Ampas Tahu Kering Dalam Ransum Terhadap Performa Ayam kampung Super


Author (Penulis)

DAVID DWI PRAYOGO
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.04.01.0003

Abstract

ABSTRAK

 

David Dwi Prayogo : Pengaruh Penambahan Limbah Ampas Tahu Kering Dalam Ransum Terhadap Performa Pada Ayam Kampung Super, Skripsi, Program Studi Peternakan, Fakultas peternakan UN PGRI Kediri, 2018.Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal  15 Mei  2018 – 13 Juli 2018 Yang Bertempat Di Bapak Supriyadi Desa Mojokendil, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Ampas tahu merupakan limbah industri tahu yang memiliki kelebihan, yaitu kandungan protein yang cukup tinggi dan merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan sebagai bahan penyusun ransum. Ditinjau dari komposisi ampas tahu dapat digunakan sebagai sumber protein, mengiat kandugan protein dan lemak pada ampas tahu yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ampas tahu kering dalam ransum terhadap bobot badan pada ayam kampung super. Penelitian ini menggunakan metode RAL (Rancanangan Acak Lengkap) dengan jumlah 80 ekor ayam kampung super. Perlakuan yang diberikan adalah P0 (Ransum  + 0% Ampas Tahu Kering), P1 (Ransum  + 15% Ampas Tahu Kering), P2 (Ransum  + 20% Ampas Tahu Kering), P3 (Ransum  + 25% Ampas Tahu Kering).Parameter yang diamati adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan dan konversi ransum. Data dianalisis menggunakan sidik ragam. Hasil penelitian diperoleh bahwa penggunakan ampas tahu dalam ransum memberikan pengaruh berbeda nyata (P < 0,05%) terhadap konsumsi ransum dan pertambahan bobot badan sedangkan pada konversi ransum pada penelitian ini memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P > 0,05%). Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penambahan ampas tahu kering bisa di manfaatkan sampai batas 20%, dimana dimana konsumsi paling tinggi P2 (11588,25/g/ekor/Minggu), bobot badan P2 (17433,50 g/ekor/minggu) dan konversi P2 (0,7 g/ekor/minggu). Saran penelitian yang akan datang penambahan ampas tahu kering dalam ransum ayam kampung super sebesar 20 % dan menggunakan ampas tahu basah.

Kata Kunci : ampas tahu kering, konsumsi pakan, bobot badan, konversi, ayam kampung super.


Keyword

Ransum, Pertambahan Bobot Badan, konversi Pakan

Reference

DAFTAR PUSTAKA

 Abidin.  2002.  Meningkatkan  Produktivitas  Ayam  Ras  Pedaging.  Agromedia Pustaka. Jakarta

Aman. 2011. Ayam Kampung Unggul. Penerbit Penebar Swadaya. Jakarta.

Andy. 2006. Komposisi Limbah Tahu. http://www. jurnal.lipi.go. id/utama. (diakses tanggal 30 April 2007).

Anonim. 2011. Pakan, Ransum, Kosentrat, Hijauan. http://myluckyta.wordpress. com/2011/12/08.

Anonimus. 2005. Produksi Daging Unggas Naik 19 Kali Lipat. Sinar Harapan. (diakses tanggal 16 April).

  2007.  Pengaruh  Tingkat  Protein  Pakan  dan  Frekuensi  Pemberian  Pakan  terhadap Kinerja  Itik  Mojosari  (Anas  domestica)  Jantan Periode Awal.  Skripsi. Universitas Braijaya, Malang.

.Davies. 2010. Tehnik Beternak Ayam Pedaging di Indonesia. Penerbit

Iskandar. 2006. Ayam silangan Pelung-Kampung : Tingkat Protein Ransum Untuk Produksi Daging Umur 12 Minggu. Wartazoa 16(2):65-71.

Kaleka, Norbertus. 2015. Beternak Itik Tanpa Bau Tanpa Angon Arcitra. Yogyakarta. Hal 31-32.

Kustiningrum. 2004. Pengaruh Pergantian Pakan Starter Terhadap Performance Ayam Kampung. Skripsi. Universitas Brawijaya Fakultas Peternakan: Malang.

Mulyono. 2004. Beternak Ayam Buras Berorientasi Agribisnis. Penebar Swadaya: Jakarta.

Munandar,. Pramono V.B. 2014. “Production Of Crude Aspergillus Fermentation Extract To Enhance The Quality Of Feed As A Productivity Booster Of Super Chicken”Jurnal Of Sain Vaterner.

Rasyaf. 2004.  Panduan  Beternak  Ayam  Pedaging.  Cetakan  Ke-2.  Penebar Swadaya. Jakarta.

Rasyaf. 2006. Beternak Ayam Kampung. Penebar Swadaya: Jakarta.

Rasyaf, M. 2011. Panduan Beternak Ayam Pedaging.  Cetakan  keempat. Penebar

Rasyaf. 2003. Beternak Ayam Pedaging. Penebar Swadaya, Jakarta. Utama, Jakarta.

Sarwono. 2005. Beternak Ayam Buras Pedaging dan Petelur. Edisi Revisi.Jakarta.

Titis. 2009. Ilmu Nutrisi Unggas. Andalas University Press. Padang.

Wahju. 2009. Ilmu Nutrisi Unggas. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada Press.

Yunus. 1991. Ilmu Ternak Unggas. Kanisius. Yogyakarta.


PUBLISHED

2019-02-19

JOURNAL

Simki-Techsain

ISSN

2599-3011

ISSUE

Vol. 03 No. 04 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade