Analisa lama fermentasi terhadap kualitas bioethanol sampah sayur dan buah


Author (Penulis)

RAKASIWI IQBAL MAULANA
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.03.01.0043

Abstract

Kebutuhan energi dari bahan bakar minyak bumi (BBM) di berbagai negara di dunia dalam tahun terakhir ini mengalami peningkatan. Tidak hanya pada negara maju, tetapi juga di negara berkembang seperti Indonesia. Untuk mengantisipasi  krisis bahan bakar minyak bumi (BBM) pada masa yang akan datang. Saat ini telah dikembangkan pemanfaatan etanol sebagai sumber energi terbarukan, contohnya untuk pembuatan bioethanol. Bioethanol adalah ethanol yang bahan utamanya dari tumbuhan dan umumnya menggunakan proses fermentasi. Dengan itu kami lakukan penelitian percobaan pembuatan bioethanol dari sampah buah dan sayur secara fermentasi menggunakan ragi tape.

Permasalahan penelitian ini adalah Bagaimana pengaruh lama fermentasi terhadap kualitas bioethanol sayur dan buah. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap kualitas bioethanol sayur dan buah.

Metode penelitian ini menggunakan prosedur One – Way ANOVA atau sering disebut dengan perancangan sebuah faktor, yang merupakan salah satu alat analisis statistik ANOVA yang bersifat satu arah (satu jalur ). Dengan menggunakan aplikasi minitab16.

Kesimpulan hasil penelitian ini adalah ada pengaruh lama fermentasi terhadap kualitas bioethanol sampah sayur dan buah, dari analisa ini menghasilkan bioethanol yang tinggi dengan kadar alkohol 69 %, nilai kalor 12,588 J dengan berat ragi 100 gr dan lama fermentasi sebelas hari.

 

Kata kunci : bioetanol, sampah sayur dan buah, lama fermentasi, kadar alkohol, nilai kalor.

 


Keyword

bioethanol, sampah sayur dan buah, lama fermentasi, kadar alkohol, nilai kalor.

Reference

Afrianti, H.L. 2004. Fermentasil. Online tersedia:  http://www.forumsains.com/index.php/topic.783.msg 2697.html, diunduh 23 Agustus 2018.

Chandra, budiman. 2007. Pengantar kesehatan lingkungan. Jakarta: kedokteran EGC

Ignata N.S.Y, Lanjar I.D. 2008, Pembuatan Bioetanol dari Tepung Talas (Colocasia esculenta (L.) Schott). Surakarta : Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret Surakarta.

Indartono, Y. 2005. Bioethanol, Alternatif Energi Terbarukan: Kajian Prestasi Mesin dan Implementasi di Lapangan. energi  http://www.energi.lipi.go.id

Irawan, D. 2010. Pemanfaatan Sampah Organik KotaSamarinda menjadi Bioetanol : Klasifikasi dan Potensi. Seminar Rekayasa Kimia dan Proses. ISSN : 1411-4216.

Sarjono dan F.E.A Putra. 2013. Studi Eksperimen Pengaruh Campuran Bahan Bakar Premium dengan Bioetanol Nira Siwalan Terhadap Performa Motor 4 Langkah. Majalah Ilmiah STTR Cepu (1-11): 16.

Syarifudin. 2002. Metodologi Penelitian. Bandung: Mandar Maju.

Yudiarto, M. Arif & Djuma'ali. 2008. Menimbang Kelayakan Bioetanol Sebagai Pengganti Bensin. [Online]. [Diakses tanggal 26 Juni 2008].

Zain, E.R. 2011. Konversi Limbah Rumah Tangga menjadi Biofuel secara Simultan melalui Rekayasa Reduksi Ukuran Bahan dan Kombinasi Enzim. Jurnal Pertanian, 2(2) : 11.


PUBLISHED

2019-02-20

JOURNAL

Simki-Techsain

ISSN

2599-3011

ISSUE

Vol. 03 No. 04 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade