PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING LEARNING DIDUKUNG MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP KEMAMPUAN MENGHITUNG PERPANGKATAN DAN AKAR SEDERHANA SISWA KELAS V SDN WONOSALAM 1 KECAMATAN WONOSALAM KABUPATEN JOMBANG


Author (Penulis)

RIA ENDILA SUNDAY
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.10.0346

Abstract

ABSTRAK  
           Penelitian ini dilatarbelakangi siswa yang terlihat bosan dan tidak memperhatikan guru saat pembelajaran matematika. Akibatnya, suasana kelas menjadi membosankan dan pasif. Hal ini mempengaruhi hasil belajar siswa yang 30% dibawah KKM. Permasalahan penelitian ini adalah (1) Apakah model pembelajaran Probing-Prompting Learning didukung media audio visual berpengaruh terhadap kemampuan menghitung perpangkatan dan akar sederhana siswa kelas VA SDN Wonosalam 1 Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang? (2) Apakah model pembelajaran Probing-Prompting Learning tanpa didukung media audio visual berpengaruh terhadap kemampuan menghitung perpangkatan dan akar sederhana siswa kelas VB SDN Wonosalam 1 Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang? (3) Apakah ada perbedaan pengaruh antara model pembelajaran ProbingPrompting Learning didukung media audio visual dibanding model pembelajaran Probing-Prompting Learning tanpa didukung media audio visual terhadap kemampuan menghitung perpangkatan dan akar siswa kelas VA dan VB SDN Wonosalam 1 Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang ?. Pendekatan ini menggunakan pendekatan kuantitatif, teknik penelitian menggunakan eksperimen dengan desain penelitian Nonrandomized Control Group Pretest-Postest Design, dengan subjek penelitian kelas VA sebagai kelas eksperimen 28 siswa, sedangkan kelas VB sebagai kelas kontrol 22 siswa. Dapat disimpulkan bahwa (1) Penggunaan model pembelajaran Probing-Prompting Learning didukung media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menghitung perpangkatan dan akar sederhana siswa kelas VA SDN Wonosalam 1 Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang dengan ketuntasan klasikal 97,76%. Terbukti dari    10,440 >    1% 0,487. (2)Penggunaan model pembelajara probing-prompting learning tanpa didukung media audio visual berpengaruh signifikan terhadap kemampuan menghitung perpangkatan dan akar sederhana siswa kelas VB SDN Wonosalam 1 Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang dengan ketuntasan klasikal 43,3%. Terbukti dari    2,442 >    1% 0,549. (3) Ada perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antara model pembelajaran probing-prompting learning didukung media audio visual dibanding model pembelajaran probingprompting learning tanda didukung media audio visual terhadap kemampuan menghitung perpangkatan dan akar sederhana siswa kelas VA dan VB SDN Wonosalam 1 Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang dengan keunggulan pada model probing-prompting learning didukung media audio visual. Terbukti dari    10,150 >    1% 0,368. Dan berdasarkan perbandingan rata-rata nilai postest kelompok eksperimen 93,5357 > dibanding nilai postest kelompok kontrol 74,1364.   
KATA KUNCI  : Probing-Prompting Learning, audio visual, menghitung perpangkatan  dan akar sederhana  


Keyword

MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING LEARNING, MEDIA AUDIO VISUAL, MENGHITUNG PERPANGKATAN DAN AKAR SEDERHANA

Reference

DAFTAR PUSTAKA

Arsyad, Azhar. 2010. Media Pembelajaran. Jakarta : Rajawali Press.  
Huda, Miftahul. 2005. Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.  
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, R&D). Bandung : Alfabeta,cv.  
Suherman. 2008. Model Belajar dan Pembelajaran Berorientasi Kompetensi Siswa. Jakarta : PT Bumi Aksara  
Sukardi. 2003. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta : PT Bumi Aksara.    


PUBLISHED

2019-02-15

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 02 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade