PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI RECIPROCAL MATERI CIRI-CIRI DAN KEBUTUHAN MAKHLUK HIDUP SERTA HAL-HAL YANG MEMPENGARUHI PERUBAHAN PADA MAKHLUK HIDUP UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS III


Author (Penulis)

AMRINA AYU ROSYADA
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.10.0168

Abstract

ABSTRAK

Amrina Ayu Rosyada: Pengembangan Modul Berorientasi Reciprocal  Materi Ciri-Ciri Dan Kebutuhan Makhluk Hidup Serta Hal-Hal Yang Mempengaruhi Perubahan Pada Makhluk Hidup Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas III, Skripsi, PGSD, FKIP UN PGRI Kediri, 2018.  

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara dengan wali kelas yang dilakukan di kelas III SDN Kedungrejo 2. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara dengan guru kelas III yang di lakukan, sumber belajar yang digunakan hanya berisi tulisan dan beberapa gambar. Selain itu, menurut hasil wawancara siswa juga kesulitan menjawab pertanyaan dari guru tentang materi tersebut. Maka dari itu diperlukan adanya modul berorientasi reciprocal dalam pemelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul berorientasi reciprocal untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap materi ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup serta hal-hal yang memengaruhi perubahan pada makhluk hidup kelas III

Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah ADDIE. Model ini adalah model procedural yang menunjukkan langkah-langkah atau tahapan-tahapan dalam pengembangan. Tahapan pengembangan modul (a) Analysis, (b) Design, (c) Development, (d) Implementation dan (e) Evaluation. Hasil dari penelitian ini adalah dihasilkan modul berorientasi reciprocal telah valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran IPA kelas III Sekolah Dasar materi ciri-ciri dan kebutuhan makhluk hidup. Hasil validasi ahli modul mencapai 90% dan hasil validasi materi mencapai 85%. Uji coba terbatas dilakukan pada guru dan 5 siswa. Hasil rata-rata angket respon guru memperoleh skor 84% dan respon siswa memperoleh skor 93%. Hasil evaluasi belajar siswa menunjukkan dari jumlah siswa 16 memperoleh rata-rata 85,75 dan jumlah siswa  24 memperoleh rata-rata 83,75. Ketuntasan belajar klasikal siswa juga mencapai 100%.

Sehingga dapat disimpulkan dari penelitian bahwa modul berorientasi reciprocal terbukti valid, praktis, dan efektif dan dapat digunakan dalam pembelajaran IPA di kelas III SDN Kedungrejo.

Kata kunci: Modul, Reciprocal, Kemampuan Berpikir Kritis.


Keyword

MODUL, RECIPROCAL, KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

Reference

A. Pribadi, Benny. (2009). Model Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: PT Dian Rakyat.

 

Agus Suprijono. 2013. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pusaka Pelajar.

 

Akbar, Sa’dun. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Rosdakarya

 

Azis Abdul. 2007. Kelebihan dan kekurangan reciprocal teaching. (Online). Tersedia http://fadrusrahmatullah.blogspot.com/2013/01/strategi pem-belajaran-reciprocal.html (diakses pada tanggal 15 Maret 2015)

 

B, Suryosubroto. 1983. Sistem Pengajaran dengan Modul. Jakarta: Bina Aksara BSNP. (2006). Senang Belajar IPA. Jakarta : Sinar Baru.

 

Cahyono, J., 2014, Pengembangan Modul Pembelajaran Inovatif Stoikiometri Sesuai Kurikulum 2013 Berbasis Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL), Skripsi, FMIPA UNIMED, Medan.

 

Herawati. 2006. Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Reciprocal teaching dalam Upaya Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Skripsi UPI. (online). Tersedia:

http://digilib.upi.edu. Diunggah pada Minggu 10 Maret 2013

 

Iskandar, Zulrizka.  2011.  Psikologi Lingkungan: Teori dan Konsep. Bandung: PT Refika Aditama.

 

Jensen, Eric. (2011). Brain Based Learning, Pembelajaran Berbasis Kemampuan Otak: Cara Baru dalam pengajaran dan Pelatihan (terjemahan Narulita Yusron). Yogyakarta: Pustaka Belajar.

 

Kawedar, W. P., & Qohar, A. M. T. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Reciprocal Teaching Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Segitiga Siswa Kelas VII-C SMP Negri 2 Kepanjaen. Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negri Malang. Diakses tanggal 27 Maret 2018 dari:

https://www.jurnal-online.um.ac.id

 

Laila, A. (2017). Pengembangan Media “Audio Visual” berupa Video Animasi Sebagai Pendukung Pendekatan Saintifik Materi Piutang Wesel dan Pendiskontoan Piutang Wesel. Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK), 5(1).

 

Mukmin, B. A. (2016). PENGEMBANGAN BUKU AJAR IPA BERBASIS PROBLEM SOLVING SISWA KELAS V SD. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Anak Sekolah Dasar, 1(02).

 

Palincsar, A.M. & Sullivan, A. M. 1984. Reciprocal Teaching of Comprehension Fostering and Comprehension Monitoring Activities. Cognition and Instruction.1(2): 117-175

Palincsar, A.S., & Brown, A.L. 1984. Reciprocal teaching of comprehension-fostering and comprehension-monitoring activities. Cognition and Instruction, 2, 117-175.

 

Prastowo, Andi. 2014. Panduan Kreatif Membuat: Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.

 

Rahmadi, Takdir. 2011. Hukum Lingkungan: di Indonesia. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

 

Riduwan. 2010. Skala Pengukuran Variabel – Variable Penelitian. Bandung: Alfabeta.

 

Rumanta,  Mamandkk. 2009.  Praktikum IPA di SD. Jakarta: Universitas Terbuka.

 

Santyasa, I W. 2011. Pengembangan Pemahaman Konsep Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Fisika Bagi Siswa SMA Dengan Pemberdayaan Model Perubahan Konseptual Berseting Investigasi Kelompok. (online) Journal Tersedia dalam:

http://www.freewebs.com/santyasa/pdf2/PENGEMBANGAN_PEMAHAMAN_KONSEP.pdf [Diakses 09 Agustus 2013]

 

Sardiyanti, R. (2010). Penerapan Model Pembelajaran Terbalik (Reciprocal Teaching) Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Matematika Siswa.

Skripsi FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Tidak Diterbitkan.

 

Setyosari, Punaji. 2015. Metode Penelitian: Pendidikan & Pendidikan. Jakarta: Prenadamedia Group.

 

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfaberta.

 

Surachman. (2001). Pengembangan Bahan Ajar. Yogyakarta: FMIPA IKIP Yogyakarta

 

Susanto, Ahmad. 2013. Teori Belajar & Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

 

Syah, Muhibbin. 2002. Psikologi Belajar. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

 

Trianto. 2007. Model Pembelajaran Terpadu dalam: Teori dan Praktek. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

 

Widoyoko, Eko P. 2013. Teknik Penyusunan Instrumen Penelitian. Yogyakarta: Pustaka Palajar.


PUBLISHED

2019-02-15

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 02 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade