PENGARUH METODE KARYA WISATA TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI KEGIATAN JUAL BELI SISWA KELAS III SDN WONOJOYO II KABUPATEN KEDIRI TAHUN PELAJARAN 2017/2018


Author (Penulis)

NANDA NUR IRAWAN
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.10.0040

Abstract

ABSTRAK

 

Nanda Nur Irawan : Pengaruh Metode karyawisata Terhadap Kemampuan Memahami Kegiatan Jual Beli Siswa Kelas III SDN Wonojoyo II Kabupaten Kediri Tahun Pelajaran 2018/2019, Skripsi, PGSD, FKIP UN PGRI Kediri, 2019.

 

Kata Kunci : Metode, Karyawisata, Kemampuan Jual Beli

 

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil pengamatan peneliti bahwa pembelajaran di kelas III pada materi kegiatan jual beli masih dilakukan dengan pembelajaran konvensional yang hanya terpusat pada guru.

Permasalahan penelitan ini adalah (1) bagaimana kemampuan memahami kegiatan jual beli tanpa menggunakan metode karya wisata ?, (2) bagaimana kemampuan memahami kegiatan jual beli dengan menggunakan metode karya wisata ?, (3) adakah pengaruh penggunaan metode karya wisata terhadap kemampuan memahami kegiatan jual beli ?

Penlitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan subjek penelitian siswa kelas III A dan B SDN Wonojoyo II Kabupaten Kediri . Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes, dengan menggunakan soal pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakann adalah uji-t. Sebelum dilakukan uji-t maka dilakukan uji normalitas dan homogenitas.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut (1) Penggunaan pembelajaran tanpa menggunakan metode karyawisata tidak berpengaruh signifikan terhadap kemampuan memahami kegiatan jual beli dengan ketuntasan < 70% yaitu 59,26 % (2) Penggunaan pembelajaran dengan menggunakan metode karyawisata berpengaruh signifikan terhadap kemampuan memahami kegiatan jual beli dengan ketuntasan > 70% yaitu 96, 29% (3) Ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara penggunaan pembelajaran tanpa menggunakan metode karyawisata dengan pembelajaran menggunakan metode karyawisata terhadap kemampuan memahami kegiatan jual beli. Hal ini diperkuat dengan hasil uji t-test pada taraf signifikan 5%, t-hitung lebih besar dari t-tabel yaitu 15,03 > 2,77 serta mean kelompok kontrol yaitu 75,71 < kelompok eksperimen yaitu 90 dari rata – rata kedua kelompok diketahui bahwa kelompok eksperimen lebih unggul dibandingkan kelompok kontrol.

Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini direkomendasikan: (1) Tujuan pokok penggunaan metode karyawisata adalah untuk mengkonkritkan pemahaman siswa. (2) Guru masih perlu meneliti dan membuktikan apakah metode karyawisata sesuai dengan berbagai karakteristik materi dan karakteristik lainnya.


Keyword

Metode, Karyawisata, Kemampuan Jual Beli

Reference

Aqib, Zainal. 2013. Model-model Media, dan Strategi Pembelejaran Kontekstual (inovatif). Bandung: Yrama Widya.

Sapriya. 2012. Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. 2013. Metode penelitian pendidikan pendekaran kuantitataif, kualitataif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.


PUBLISHED

2019-02-12

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 01 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade