PERBEDAAN KEMAMPUAN MENGHARGAI JASA DAN PERANAN TOKOH PEJUANG DENGAN PENGGUNAAN MODEL THINK PAIR SHARE DAN TWO STAY TWO STRAY PADA SISWA KELAS V SDN GAYAM TAHUN AJARAN 2018/2019


Author (Penulis)

MARISCHA ULFA URROSALINA
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.10.0028

Abstract

ABSTRAK

Penelitian dilatarbelakangi hasil observasi awal pada kemampuan menghargai jasa dan peranan tokoh pejuang yang masih dibawah KKM karena siswa pasif dalam pembelajaran, pembelajaran yang cenderung monoton sehingga kurang maksimal dalam mencapai tujuan pembelajaran.

Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah kemampuan menghargai jasa dan peranan tokoh pejuang dengan penggunaan model pembelajaran think pair share pada siswa kelas V SDN Gayam? (2) Bagaimanakah kemampuan menghargai jasa dan peranan tokoh pejuang dengan penggunaan model two stay two stray  pada siswa kelas V SDN Gayam? (3) Apakah kemampuan menghargai jasa dan peranan tokoh pejuang dengan menggunakan model two stay two stray lebih baik dari model think pair share?

Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian yang digunakan yaitu kelas V Gayam 1 (kelas eksperimen I) sebanyak 22 siswa dan kelas V Gayam 2 (kelas eksperimen II) sebanyak 24 siswa. Analisis data yang digunakan adalah SPSS 24 for windows menggunakan uji-t pada taraf signifikan 5%.

Dari hasil penelitian diketahui bahwa. (1) Kemampuan siswa menghargai jasa dan peranan tokoh pejuang dengan menggunakan model think pair share dapat ditunjukkan dengan hasil uji one sample t-test yang memiliki nilai thitung (6,035)>ttabel(2,080) dengan presentase ketercapaian 95,5%. (2) Kemampuan siswa menghargai jasa dan peranan tokoh pejuang dengan menggunakan model two stay two stray dapat ditunjukkan dengan hasil uji one sample t-test yang memiliki nilai thitung(3,990)>ttabel(2,069) dengan dengan presentase ketercapaian 87,5%. (3) Perbedaan kemampuan menghargai jasa dan peranan tokoh pejuang dengan menggunakan model think pair share dan two stay two stray dapat ditunjukkan dengan uji t independent sample t-test yang memiliki nilai thitung (2,101) > ttabel (2,015) dengan nilai signifikansi 0,041<0,05.

Dapat disimpulkan: kemampuan menghargai jasa dan peranan tokoh pejuang yang diberikan pembelajaran dengan model two stay two stray lebih baik dibandingkan dengan yang diberi pembelajaran think pair share pada siswa kelas V SDN Gayam Kota Kediri Tahun Ajaran 2018/2019.

 

 

KATA KUNCI  : think pair share, two stay two stray, jasa dan peranan tokoh pejuang.


Keyword

kemampuan menghargai jasa dan peranan tokoh pejuang, Think Pair Share, Two Stay Two Stray

Reference

Huda, Miftahul. 2013. Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

 

Nurhayat. 2016. PERBANDINGAN  MODEL KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY DAN THINK PAIR SHARE TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA KELAS V SD NEGERI 10 METRO PUSAT. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara.

 

Sugiyono. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.

 

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

 

Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabeta.

 

 Susanto, Ahmad. 2014. Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.


PUBLISHED

2019-02-15

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 01 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade