PENGARUH PEMANASAN MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP MINAT BELAJAR PENJASORKES PADA SISWA KELAS X SMK PAWYATAN DAHA 2 KEDIRI


Author (Penulis)

FATHONI YAHYA AL HAFIDZ
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.09.0268

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan permainan gobag sodor, permainan kucing & tikus dan permainan bentengan, karena unsur ini sangat berguna untuk meningkatkan minat siswa dalam pelajaran penjasorkes. Maka seorang siswa yang mempuyai minat belajar pejasorkes dapat meningkatkan belajar dan pestasi dalam bidang olahraga. Alasan itulah yang mendorong penulis untuk mengadakan penelitian yang berjudul Pengaruh Pemanasan Menggunakan Permainan Tradisional Terhadap Minat Siswa Belajar Penjasorkes Pada Siswa Kelas X SMK Pawiyatan Daha 2 Kediri.
Permasalahan penelitian ini adalah adakah perbedaan sebelum (pretest) dan sesudah (postest) pemanasan menggunakan permainan tradisional terhadap minat belajar penjasorkes pada siswa kelas X SMK Pawiyatan Daha 2 Kediri Tahun 2018?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penelitian pre-experimental design. Design yang digunakan bentuk “one-group pretest-posttest design adalah rancangan yang digunakan dalam satu kelompok subjek. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan secara langsung dengan populasi berjumlah 123 siswa dan sampel penelitian berjumlah 30 siswa yang dijadikan sampel adalah sejumlah 25% secara acak dari masing-masing siswa kelas X SMK Pawiyatan Daha 2 Kota Kediri tahun 2018 agar lebih merata. Persentase sejumlah 25% dari populasi dikarenakan jumlah populasi yang terlalu banyak dengan teknik probabilitas adalah teknik simple random sampling (acak).
Berdasarkan dari hasil teknik uji t merupakan teknik statistik yang dipergunakan untuk menguji signifikansi perbedaan dua buah mean yang berasal dari dua buah distribusi. Untuk minat belajar penjasorkes siswa sebelum dan sesudah pemberian permainan tradisional (gobag sodor, kucing&tikus dan bentengan) siswa kelas X SMK Pawyatan Daha 2 Kota Kediri Tahu Pelajaran 2018/2019 dengan t hitung 8,477 > 0,05 yang berarti bahwa hipotesis dalam penelitian ini menerima Ha dan menolak Ho, dengan demikian dapat berarti berpengaruh signifikan terhadap permainan tradisional (gobag sodor, kucing&tikus dan bentengan) siswa kelas X SMK Pawyatan Daha 2 Kota Kediri Tahu Pelajaran 2018/2019.
Berdasarkan simpulan diatas, direkomendasikan (1) bagi kepada sekolah khususnya guru, agar dapat memperhatikan dan membantu siswa dalam meningkatkan minat belajar penjasorkes siswa dengan cara permainan tradisional, (2) bagi siswa diharapkan supaya mampu mengontrol dan meningkatkan minat belajar penjasorkes siswa yang tinggi akan memiilki prestasi yang baik di sekolahnya terutama dibidang olahraga.


Keyword

pengaruh pemanasan, permainan tradisional, minat belajar penjasorkes

Reference

Ibrahim, Rusli dan Komarudin. 2008. Psikologi Olahraga. Bandung: FPOK UPI Bandung.
Harsuki. 2003. Pekembangan Olahraga Terkini. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Depdiknas. 2007. Pedoman Pengembangan Fisik/Motorik Di Taman Kanak-kanak. Jakarta: Depdiknas.
Sugiyono, 2013. Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Slameto. 2003. Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.


PUBLISHED

2019-07-26

JOURNAL

Simki-Techsain

ISSN

2599-3011

ISSUE

Vol. 03 No. 05 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade