HUBUNGAN ANTARA KEKUATAN OTOT LENGAN KEKUATAN OTOT PERUT DAN TINGGI LOMPATAN DENGAN KEMAMPUAN SMASH DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA ATLET PERSATUAN BULUTANGKIS TUNAS HARAPAN KABUPATEN TULUNGAGUNG


Author (Penulis)

YOGI PRASDIANTORO
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.09.0254

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) hubungan kekuatan otot lengan pada atlet persatuan bulutangkis Tunas Harapan Kabupaten Tulungagung. 2) hubungan otot perut pada atlet persatuan bulutangkis Tunas Harapan Kabupaten Tulungagung. 3) hubungan tinggi lompatan pada atlet persatuan bulutangkis Tunas Harapan Kabupaten Tulungagung. 4) hubungan antara kekuatan otot lengan, otot perut dan tinggi lompatan dengan kemampuan smash pada atlet persatuan bulutangkis Tunas Harapan Kabupaten Tulungagung.

Pendekatan penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan teknik (ragam) penelitian korelasional. Populasi dalam penelitian adalah semua atlet persatuan bulutangkis Tunas Harapan yang berusia 12-15 tahun yang berjumlah 20 orang. Sampel dalam penelitian yang digunakan semua dari jumlah 20 orang dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling.

Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Ada hubungan kekuatan otot lengan dengan kemampuan smash permainan bulutangkis pada atlet persatuan bulutangkis Tunas Harapan Kabupaten Tulungagung. Hal ini dibuktikan bahwa nilai rhitung = 0,479 dengan rtabel tingkat signifikan 5% N = 20 sebesar 0,444. 2) Ada hubungan kekuatan otot perut dengan kemampuan smash permainan bulutangkis pada atlet persatuan bulutangkis Tunas Harapan Kabupaten Tulungagung. Hal ini dibuktikan bahwa nilai rhitung = 0,570 dengan rtabel tingkat signifikan 5% N = 20 sebesar 0,444. 3) Ada hubungan tinggi lompatan dengan kemampuan smash permainan bulutangkis pada atlet persatuan bulutangkis Tunas Harapan Kabupaten Tulungagung. Hal ini dibuktikan bahwa nilai rhitung = 0,634 dengan rtabel tingkat signifikan 5% N = 20 sebesar 0,444. 4) Ada hubungan secara bersama-sama antara kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut dan tinggi lompatan dengan kemampuan smash permainan bulutangkis pada atlet persatuan bulutangkis Tunas Harapan Kabupaten Tulungagung. Hal ini dibuktikan dari hasil uji-F pada Ftabel dengan df (20-1 = 19 diperoleh nilai Ftabel sebesar 3,13 (taraf signifikan 5%). Dari hasil uji-F diperoleh nilai Fhitung = 7,490> Ftabel = 3,13 dengan sig. 0,002 < 0,05.

Berdasarkan kesimpulan penelitian ini disarankan bahwa:1) Hendaknya bagi pelatih bulutangkis memperhatikan kekuatan otot lengan, kekuatan otot perut dan tinggi lompatan, karena faktor tersebut berhubungan dengan kemampuan smash pada permainan bulutangkis. 2) Agar dapat menambah latihan-latihan lain yang mendukung dalam mengembangkan kemampuan smash pada permainan bulutangkis. 3) Dapat dilakukan penelitian dengan variabel bebas lain, guna mengembangkan dan menyempurnakan kemampuan smash pada permainan bulutangkis.


Keyword

OTOT LENGAN,OTOT PERUT,TINGGI LOMPATAN

Reference

Fenanlampir A. & Muhammad Muhyi F. 2015. Tes Dan Pengukuran Olahraga. Yogyakarta: CV Andi Offset.

 

Pearce, Evelin C. 2010. Anatomi & Fisiologi Untuk Para Medis. Terjemahan Sri Yuliani Handoyo. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

 

Poole, J. 2007. Belajar Bulutangkis. Bandung Pionir Jaya.

 

Widiastuti, 2015. Tes Dan Pengukuran Olahraga. Rajawali. Jakarta.

 

Yuliawan, D & Putra, R.A. 2017. Statistika Dasar. Yogyakarta.

 

Yuliawan, D.2017. Bulu Tangkis Dasar. Yogyakarta: CV Budi Utama.


PUBLISHED

2019-02-13

JOURNAL

Simki-Techsain

ISSN

2599-3011

ISSUE

Vol. 03 No. 02 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade