HUBUNGAN ANTARA TINGGI BADAN, KEKUATAN OTOT PUNGGUNG DAN KELENTUKAN OTOT PUNGGUNG TERHADAP KEMAMPUAN MENYUNDUL BOLA PADA PEMAIN CLUB SEPAK BOLA MITRA CAESAR U15-17 KEDIRI TAHUN 2018


Author (Penulis)

BAYU PRIMA SETIANUGRAHA
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.09.0035

Abstract

Sepak bola tidak hanya sebagai hobi saja akan tetapi juga untuk di tekuni sebagai profesi, hal ini dikuatkan dengan banyaknya Sekolah Sepak Bola yang ada di berbagai daerah. Sepakbola bentuk dari kegiatan fisik yang memberikan manfaat pada kebugaran tubuh dan mental serta sosial yakni prestasi. Pada kajian ini lebih menyoroti pada permainan dan olahraga sepak bola kaitannya dengan kebugaran tubuh.

                   Teknik dasar dalam permainan sepakbola dibedakan menjadi dua bagian yaitu teknik badan (tanpa bola) dan teknik dengan bola adapun teknik tanpa bola meliputi : lari cepat dan merubah arah, melompat dan gerak tipu tanpa bola. Teknik dengan bola, meliputi: menendang bola, menerima bola, menggiring bola dan menyundul bola. Salah satu teknik yang diperlukan di dalam permainan sepak bola adalah menyundul bola. Menyundul bola suatu bagian teknik yang penting untuk mencapai suatu prestasi sepakbola akan tetapi sering diabaikan dan kurang diperhatikan dalam latihan.

                   Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, karena dalam penelitian ini terdapat beberapa kecenderungan karakteristik pendekatan kuantitatif. Adapun tujuanya adalah mendeskripsikan hubungan antara variabel bebas dan variabel terikat pemain Club Mitra Caesar U15-17  tahun pada permainan sepakbola dengan meneliti hubungan antara tinggi badan, kekuatan otot punggung dan kelentukan otot punggung dengan kemampuan menyundul bola.

                   Penelitian dan analisis data disimpulkan bahwa: Antara tinggi badan terhadap jarak sundulan bola sebesar 0,496, memberikan interpretasi tingkat hubungan yang  cukup tinggi. Kelentukan otot punggung dengan kemampuan menyundul bola diperoleh hasil koefisien menyatakan bahwa nilai koefisien korelasi sebesar 0,392,memberikan interpretasi tingkat hubungan yang rendah.Kekuatan otot punggung dengan kemampuan menyundul bola diperoleh hasil koefisien korelasi sebesar 0,615 dengan kategori tinggi.

 

            Kata Kunci:     Tinggi badan, kekuatan otot punggung, kelentukan otot punggung, menyundul bola, sepak bola.


Keyword

TINGGI BADAN, KEKUATAN OTOT PUNGGUNG, KELENTUKAN OTOT PUNGGUNG DAN KEMAMPUAN MENYUNDYUL BOLA

Reference

Faruq, M., Muhyi. 2009. Meningkatkan Kebugaran Jasmani Melalui Permainan dan Olahraga. Surabaya: PT. Gramedia Widiasarana Indonesia.

 

Herwin. (2004). “Keterampilan Sepakbola Dasar.” Diktat. Yogyakarta: FIK UNY.

 

Luxbacher, J.A, 2002. Jump Heading Yang Baik dan Benar: Teknik Permainan Futsal. Jakarta: PT. Raja Grafindo.

 

Nurhasan. 2000. Tes dan Pengukuran Pendidikan Olahraga. Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan Universitas Pendidikan Indenesia. Bandung.

 

Sucipto, (2000). ”Sepakbola Latihan dan Strategi”. Jakarta: Jaya Putra.

 

Sucipto, dkk. (2000). “Sepakbola”. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

 

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Afbeta.

 

Sajoto, Mochamad. 1995. Pembinaan Kondisi Fisik Dalam Olahraga. Depdikbud Dirjen Dikti PPLPTK. Jakarta.


PUBLISHED

2019-02-13

JOURNAL

Simki-Techsain

ISSN

2599-3011

ISSUE

Vol. 03 No. 01 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade