NILAI RELIGIUS PAWAI ALEGORIS HARI JADI KOTA NGANJUK


Author (Penulis)

CHANDRA DIAH AYUNINGTYAS
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.07.0037

Abstract

ABSTRAK Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan politik, adat istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa sebagaimana juga budaya, merupakan bagian yang tarpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis.  Permasalahan penelitian ini adalah (a) Bagaimanakah deskripsi pelaksanaan pawai Alegoris meliputi; kendaraan hias, sesaji, tata cara upacara, tata cara pawai pada hari jadi kota Nganjuk. (b) Bagaimanakah deskripsi nilai religius pawai Alegoris meliputi; hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan manusia dengan manusia, hubungan manusia dengan alam pada hari jadi kota Nganjuk. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tata cara dan nilai religius dalam tradisi pawai Alegoris hari jadi kota Nganjuk. Hasil dari penelitian ini dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dalam bersosialisasi. Pendekatan yang digunakan dalam pendekatan ini adalah pendekatan religiusitas dan jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan kajian aspek religiusitas sastra. Jenis penelitian deskriptif dengan kajian aspek religius ini dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta yang kemudian disusun dengan analisis. Pengambilan data dalam penelitian ini dengan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini adalah tata cara pawai Alegoris yang terdiri dari tahap persiapan dan tahap pelaksanaan . Pada tahap persiapan masyarakat Nganjuk menyiapkan kendaraan hias meliputi; kereta kencana, dokar hias, becak hias dan sepedah hias, jika sudah menyiapkan kendaraan masyarakat Nganjuk akan menyiapkan sesaji berupa gunungan yang dibuat dari hasil bumi masyarakat Nganjuk meliputi; gunungan nasi kuning, gunungan sayur dan gunungan buah. Pada tahap pelaksanaan masyarakat Nganjuk menyiapkan upacara meliputi; sambutan dan penyerahan dua pusaka andalan pemkot Nganjuk yakni Tombak Kyai Jurang Penatas dan Payung Tunggal Naga, barulah dilanjut dengan tata cara pawai meliputi; Do’a yang dipimpin sesepuh, dilanjut pawai dan ramah tamah di depan pendopo Kabupaten Nganjuk. Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini diperoleh informasi bahwa betapa banyak budaya leluhur yang harus dilestarikan, salah satunya adalah pawai Alegoris yang bisa dilaksanakan oleh masyarakat Nganjuk, dengan tujuan agar anakanak dan masyarakat awam bisa memahami banyaknya nilai-nilai religius yang terkandung dalam ritual tersebut Kata Kunci  : nilai religius pawai alegoris 
 


Keyword

Nilai religius, Pawai Alegoris

Reference

DAFTAR PUSTAKA  Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik.  Jakarta: Rineka Cipta. Atmosuwito, Subijantoro. 2010. Perihal Sastra dan Religiusitas dalam Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.  
Danandjaja, James. 2012. Folklor Indonesia. Jakarta: PT. Pustaka Utama Grafiti. Endraswara, Swardi. 2013. Metodelogi Penelitian Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya.  Mahjuddin. 2009. Akhlak Tasawuf . Jakarta: Kalam Mulia. Mangunwijaya.Y.B. 2010.Sastra dan Religiositas. Yogyakarta: Pustaka. Moleong, Lexy J. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif.Bandung: Rosda Karya. Pradopo, Rachmat Djoko. 2003. Beberapa Teori Sastra. Yogyakarta: Pustaka. Ratna, I Nyoman Kutha. 2011. Antropologi Sastra :Peranan Unsur-unsur Kebudayaan Dalam Proses Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Siswantoro. 2010. Metode Penelitian Sastra. Surakarta: Pusat Pelajar. Soeratno. 2001. Metodelogi Penelitian. Yogyakarta: UPP AMD YKPN. Sugiono.2009. Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Bandung: Alfabeta. Sumber Skripsi : Eva Nur Fauziyah. 05205241022 (2012). Proses Upacara Kirab Panji Lambang  
Daerah Banjarnegara Di Kabupaten Banjarnegara. Universitas Negeri Yogyakarta. Dias Septiani. 13.1.01.07.0018 (2017).Nilai Religius Ritual Kawit Dan Wiwit Di Kabupaten Nganjuk.UN PGRI Kediri. Sumber Lain : Anwar: http://anwar.nilai-religiushubungan-manusia-denganalam.com. Diakses pada 01 mei 2018 pukul 17.00 Ari:http://ari.blogspot.jenis-penelitian kualitatif.com.id/2011/19. Diakses pada 04 mei 2018 pukul 09.11 Daud:http://nilaireligius.blogspot.co.id/201 1/367. Diakses pada 06 mei 2018 pukul 09.07 Emiati: http://emiati.gurusiana.id>artikel. pendekatan-religiusitas. Diakses pada  09 mei 2018 pukul 10.17 Ejia: http://ejiawanoko.blogspot. Com /2012/12hakikat-budaya.Diakses pada 11 mei 2018 pukul 10.34 Kurniawan: https://bbf-blo.blogspot. com. Diakses 28 mei 2018 12.29 Murodatun: http://murodatun.ac.id/ 2014/01tata-cara. Diakses pada 29 mei 2018 11.34 http://mulfiblog.wordpres.com/pe ngertian-tradisi. Diakses pada 10 juni 2018 pukul 14.23  
Halaqah: http://halaqahmuntijah. wordpress.com/hubunganmanusia-dengan-tuhan/.Diakses pada 26 juni 2018 pukul 14.53 http://eprints.perbanas.ac.id/250/5 2/BAB%20II.pdf. Diakses pada 02 Oktober 2018 12.54 https://www.youtube.com/watch? v=A8TXfbpow40. Diakses pada 15 Oktober 2018 15.34 Siregar: http://anekamakalah.com /2012/antropologi. Diakses pada 17 Oktober2018 pukul 12.48 Siana: http://artikelsiana.com/ pengertianberdoa. Diakses 19 Oktober 2018 Suharti: http://suharti.ac.id /2014/ 01/pengertian-do’a-ramah. Diakses 21 Oktober 2018 pukul 13.20 Viva:  http://viva.hubungan-manusiadengan-manusia.com. Diakses 24 Oktober  2018 pukul 11.19 Winick: http://artikelwinick.com / pengertian-ritual. Diakses 25 Oktober 2018 pukul 16.11 Yuliani: http://yuliani.com.id/2010/8387/.hubungan-manusia-dengantuhan. Diakses  29 Oktober 2018 pukul 11.37 


PUBLISHED

2019-02-18

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 03 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade