POTENSI ANTIKANKER EKSTRAK Selaginella doederleinii BERBASIS IN SILICO SEBAGAI BAHAN PENGEMBANGAN SUMBER BELAJAR BIOLOGI SMA


Author (Penulis)

EKA FITRIA RUSDIANA PUTRI
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.06.0044

Abstract

Eka Fitria Rusdiana Putri: Potensi Antikanker Ekstrak Selaginella doederleinii Berbasis In Silico sebagai Bahan Pengembangan Sumber Belajar Biologi SMA.
Berdasarkan hasil observasi di ketiga sekolah, SMAN 4 Kediri, SMAN 5 Kediri, dan SMAN 7 Kediri siswa dan guru menyatakan perlu adanya pegembangan sumber belajar biologi SMA pada materi Keanekaragaman Hayati. Informasi penting mengenai manfaat Keanekaragaman Hayati salah satunya pada tumbuhan Selaginella doederleinii belum banyak diketahui oleh masyarakat terkait potensinya sebagai antikanker. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi antikanker ekstrak etanol Selaginella sp berbasis in silico dan kelayakannya sebagai bahan pengembangan sumber belajar biologi SMA.
Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai September 2018 di Kampus 1 Universitas Nusantara PGRI Kediri dan SMAN 4 Kediri, SMAN 5 Kediri, SMAN 7 Kediri untuk observasi penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif dengan bahan penelitian berupa tumbuhan paku Selaginella sp yang diambil dari kawasan Air Terjun Irenggolo Kediri. Selaginella sp kemudian di preparasi lalu di ekstrak menggunakan pelarut etanol dengan metode maserasi yang dilanjutkan dengan uji LCMS untuk mengetahui kandungan senyawa didalamnya. Uji potensi antikanker pada penelitian ini menggunakan laman PubChem dan Pass Online, sedangkan untuk prediksi toksisitas dilakukan melalui aplikasi Toxtree. 
Hasil uji LCMS diperoleh delapan senyawa yang berpotensi sebagai antikanker yaitu luteolin, ginkgetin, ferulic acid, caffeic acid, rutin, vitexin, naringenin, dan amentoflavone. Walaupun berpotensi sebagai antikanker, kedelapan senyawa tersebut juga bersifat toksin sehingga harus dikonsumsi sesuai aturan. Senyawa luteolin, ginkgetin, rutin, vitexin, naringenin, dan amentoflavone menempati kelas III yaitu tingkatan toksisitas tinggi, yang artinya senyawa-senyawa tersebut memiliki tingkat merusaknya suatu zat atau sel yang tinggi dan memungkinkan tidak adanya keselamatan. Sedangkan untuk senyawa ferulic acid dan caffeic acid, menempati toksisitas kelas I yaitu kelas rendah yang artinya jika terkena pada manusia hanya perlu penyelamatan skala rendah. Berdasarkan hasil penilaian pakar ahli biologi dan pembelajaran serta praktisi guru mata pelajaran biologi, hasil penelitian potensi antikanker ekstrak Selaginella sp berbasis in silico layak digunakan sebagai bahan pengembangan sumber belajar biologi SMA pada materi Keanekaragaman Hayati dengan nilai uji kelayakan sebesar 94%.


Keyword

antikanker, selaginella doederleinii, in silico, sumber belajar

Reference

DAFTAR PUSTAKA
Abdullah R. 2012. Pembelajaran Berbasis Pemanfaatan Sumber Belajar. Jurnal Ilmiah DIDAKTIA 7(2):216-231

Aprijani. D.A., Elfaizi. M.A. 2004. Bioinformatika: Perkembangan, Disiplin Ilmu dan Penerapannya di Indonesia. Tersedia pada ftp://ftp.gunadarma.ac.id/pub/linux/docs/v06/Kuliah/SistemOperasi/2003/50/Bioinformatika.pdf. Diakses pada tanggal 7 November 2018 

Dharmayanti. I. 2003. Kajian Biologi Molekuler: Gen Suppresor Tumor (p53) sebagai Target Gen dalam Pengobatan Kanker. Bogor. Wartazoa, 13(3) 

Dwitiyanti. 2015. Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) sebagai Antikanker Payudara. Jakarta: Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka. ISSN 2407-2354

Hara. Y., Kuroda. Y. 1999. Antimutagenic and Anticarcinogenic Activity of Tea Polyphenols. Elsevier Science B, 436 (1):69-97

Imtihana dkk. 2014. Pengembangan Buklet Berbasis Penelitian sebagai Sumber Belajar Materi Pencemaran Lingkungan di SMA. Unnes Journal of Biology Education 3(2):186-192

Johan. A.K. 2016. Uji In Silico Genistein sebagai Ligan pada Reseptor Esterogen Alfa. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Skripsi.

Kolonio. D.E., Hendriani. R., Barung. E.N. 2017. Aktivitas Antikanker Tanaman Genus Clerodendrum (Lamiaceae): Sebuah Kajian. Bandung. Traditional Medicine Journal, 22(3)

Kusumastuti. D. 2012. Pembuatan Jamu Serbuk dari Daun Tanaman Cakar Ayam (Selaginella deoderleinii Hieron) di Perusahaan Jamu Dayang Sumbi, Desa Sambilawang, Kecamatan Delanggu Kabupaten Mojokerto. Tugas Akhir. Surakarta: Universitas Sebelas Maret

Syahputra G. 2015. Peran Bioinformatika dalam Desain Kandidat Molekul Obat. Bogor: Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). BIO Trends, 1(1)

Talalay. P., Zhang. Y. 1994. Anticarcinogenic Activities of Organic Isothiocyanates: Chemistry and Mechanisms. American Association for Cancer Reasearch. Diakses pada laman http://cancerres.aacrjournals.org/content/54/7_Supplement/1976s.short 28 November 2018 pukul 14.27. 

Wei Li., Masoud. G.N. 2015. HIF-1α Pathway: Role, Regulation and Intervention for Cancer Therapy. USA: Department of Pharmaceutical Sciences, College of Pharmacy, the University of Tennessee Health Science Center. Acta Pharmaceutica Sinica B, 5(5):378-389


PUBLISHED

2019-02-20

JOURNAL

Simki-Techsain

ISSN

2599-3011

ISSUE

Vol. 03 No. 04 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade