PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA SISWA SMP KELAS VII MATERI PERBANDINGAN DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TTW)


Author (Penulis)

ANGGITA PUTRI DEWANTI
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.05.0053

Abstract

ABSTRAK

 

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil observasi awal peneliti, bahwa rendahnya kemampuan berpikir kritis di sebabkan sebagian besar siswa yang masih belum memiliki kemampuan berpikir kritis yang maksimal terhadap materi baru yang diberikan kepada mereka.

            Penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengetahui bagaimana pelaksanaan pembelajaran dengan model pembelajaran Think Talk Write (TTW), (2) Mengetahui ada tidaknya peningkatan kemampuan berpikir kritis sisma SMP pada materi perbandingan setelah diberikan model pembelajaran Think Talk Write (TTW).

            Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Gampengrejo tahun ajaran 2018/2019. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan subjek penelitian kelas VII-F. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi dan tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dilanjutkan dengan uji Paired sample t-Test menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics 23.

Kesimpulan hasil penelitian ini adalah (1) Berdasarkan hasil analisis deskriptif diketahui bahwa persentase aktivitas guru pada masing-masing pertemuan menunjukkan kategori baik dan sangat baik, terbukti dengan persentase aktivitas guru pada pertemuan IV dan V sebesar 77% dan 92%, Sedang kanu ntuk aktivitas siswa melalui pembelajaran Think Talk Write (TTW) mengalami peningkatan pada pertemuan berikutnya, pada pertemuan IV diperoleh rata-rata persentase sebesar 79% dalam kategori baik. Serta pada pertemuan V diperoleh rata – rata persentase sebesar 81% dalam kategori baik (2) Berdasarkan hasil analisis dan uji hipotesis diperoleh hasil terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) pada Materi Perbandingan kelas VII SMPN 1 gampengrejo.

Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menyarankan beberapa hal yaitu: (1) Bagi siswa, hendaknya ikut berperan aktif dalam mengembangkan kemampuan berpikir  kritis nyaketika kegiatan pembelajaran di dalam kelas. (2) Bagi guru, peran guru sebagai motivator dan fasilitator lebih ditingkatkan agar siswa ikut aktif dalam pembelajaran matematika dikelas. (3) Bagi peneliti lain, agar peneliti atau calon peneliti dapat meneruskan atau mengembangkan penelitian ini untuk variabel-variabel lain yang sejenis.

 

 

KATA KUNCI  :Think Talk Write (TTW), Kemampuan Berpikir Kritis.


Keyword

Kemampuan Berpikir Kritis, Model Pembelajaran THINK TALK WRITE

Reference

 Arikunto, S. 2006. Metodelogi penelitian. Yogyakarta: Bina Aksara.

Arikunto, S.2015. Dasar Evaluasi Pendidikan Edisi 2. Jakarta: PT Fajar Inter Pratama.

Fisher, Alec.2009. Berpikir Kritis Sebuah Pengantar. Jakarta: Erlanggar.

Hendriana, Heris.,Euis Eti Rohaeti & Utari Sumarmo.2017. Hard Skills dan Soft Skill Matematika Siswa. Bandung : PT. Refika Aditama.

Karim, Asrul. 2011. Penerapan Metode Penemuan Terbimbing Dalam Pembelajaran Matematika Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar. ISSN 1412-565X.

Lestari & Yudha negara. 2015. Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT. Refika Aditama. Mustaqim.2008. Psikologi Pendidikan.Yogyakarta :Pustaka Pelajar.

Nur, M.2013. Pendidikan Dan Latihan Pembelajaran Inovatif  Dan Pengembangan Perangkat Pembelajaran Bermuatan Keterampilan Berpikir Dan Perilaku Karakter. ISSN 987-442-01.

Sugiyono.2016. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta.


PUBLISHED

2019-07-30

JOURNAL

Simki-Techsain

ISSN

2599-3011

ISSUE

Vol. 03 No. 05 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade