pengaruh pemberian konseling behavioristik dengan teknik reinforcement terhadap perilaku terlambat datang kesekolah siswa kelas XI SMAN 5 Kediri tahun ajaran 2018/2019


Author (Penulis)

FINCI SILFANA PUTRI
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

14.1.01.01.0024

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil pengamatan yang peneliti lakukan selama masa praktek pengalaman lapangan (PPL) di SMAN 5 Kediri, bahwa terdapat siswa memiliki perilaku terlambat datang kesekolah. Masih ada siswa yang disengaja maupun tidak disengaja datang kesekolah tidak tepat waktu. Kurangnya kedisiplinan siswa bila dibiarkan akan membawa dampak kurang menguntungkan terhadap prestasi belajar siswa. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan disiplin siswa yaitu dengan diberikannya konseling behavioristik, karena konseling tersebut adalah perubahan tingkah laku siswa supaya menjadi lebih baik lagi. Faktor yang dianggap penting oleh konseling behavioristik adalah faktor penguatan (reinforcement). Reinforcement dalam teori behavioristik reinforcement positif ialah teori untuk mengubah tingkah laku anak yang kurang baik untuk menjadi anak yang lebih baik lagi dan disiplin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh pemberian konseling behavioristik dengan teknik reinforcement terhadap perilaku terlambat datang kesekolah siswa kelas XI SMAN 5 Kediri tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, teknik penelitiannya eksperimental yaitu mencari sebab akibat atau mengukur pengaruh suatu perlakuan. Populasi penelitian adalah seluruh kelas XI SMAN 5 Kediri tahun palajaran 2018/2019 sejumlah 331 siswa. Peneliti memilih 33 siswa dari 1 kelas yaitu kelas XI IPS 5 yang telah dipilih untuk dijadikan sampel. Dalam penelitian sampel yang digunakan adalah non probaliti sampling dengan teknik sampling purposive artinya penentuan sampel dengan menggunakan pertimbangan tertentu. Teknik analisa data menggunakan paired sampel t-test dan dibantu dengan menggunakan SPSS 22.0 for windows. Hasil dalam penelitian ini diketahui bahwa thitung > ttabel (12,374 > 2,364) dan diketahui tarif signifikan sebasar 0,000 yang berarti kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05) yang berarti H? ditolak dan Hα diterima. Jadi hasil dalam penelitian ini sesuai dengan hepotesis yang diajukan yaitu adanya pengaruh pemberikan konseling hebavioristik teknik reinforcement terhadap perilaku terlambat datang kesekolah siswa kelas XI SMAN 5 Kediri tahun pelajaran 2018/2019. Berdasarkan hasil dari penelitin ini, direkomendasikan: (1) Bagi kepala sekolah yang selalu senantiasa mendukung BK untuk terjun dikelas maupun diluar kelas dengan fasilitas-fasilitas yang memadai, (2) Bagi guru layanan konseling behavioristik teknik reinforcement dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembarian layanan BK untuk merubah perilaku siswa untuk menjadi lebih baik lagi khususnya tentang perilaku terlambat datang kesekolah.

KATA KUNCI: Konseling behavioristik teknik reinforcement, perilaku siswa terlambat datang kesekolah.


Keyword

reinforcement, perilaku terlambat datang kesekolah

Reference

Gagne dan Berliner. 1984. Teori Belajar Behavioristik dan Penerapannya dalam Pembelajaran. (Online) http://www.maziatul.com/2009/07/teori-belajar-nehavioristik-dan.html. (diakses pada tanggal 27 Februari 2011.

Wulfram, I Ervianto. (1998). Pengertian keterlambatan. Yogyakarta: Andi Offset.

Akdon, Riduwan. (2011). Rumus dan Data dalam Aplikasi Statistika. Bandung : Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet.


PUBLISHED

2019-02-07

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 01 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade