AKTIFITAS AIR MINERAL BERSIFAT ASAM DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN BAKTERI PADA PERMUKAAN KARKAS AYAM SELAMA SEHARI PENYIMPANAN SUHU RUANG


Author (Penulis)

ANDIKA YUDI WIRAWAN
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

13.1.04.01.0028

Abstract

ABSTRAK

Karkas ayam menurut SNI 3924 (2009) adalah bagian tubuh ayam setelah dilakukan penyembelihan secara halal, pencabutan bulu, pengeluaran jeroan, tanpa kepala, leher, kaki, paru-paru, dan atau ginjal, dapat berupa karkas segar, karkas segar dingin maupun karkas beku. Karkas ayam merupakan produk hasil hewan yang memiliki sifat sangat mudah rusak. Hal ini karena karkas ayam memiliki hampir semua bahan yang dibutuhkan dalam mendukung pertumbuhan bakteri (Dewi dkk, 2016). Cemaran bakteri pada karkas ayam akan menyebabkan timbulnya penyakit pada manusia yang menkonsumsinya.

 

Penelitian ini dilakukan di laboratorium Labolatorium Keswan Kesmavet Seksi Diagnosis Kehewanan Sumberagung, Jetis ,Bantu.l Dengan metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 4 ulangan dan 3 perlakuan. Dari hasil penelitian menunjukkan perlakuan yang diberikan adalah sebagai berikut : Untuk penelitian ini masing-masing 3 perlakuan dengan cara menyemprotkan mineral yang berkadar pH di daging sampai menutupi semua bagian dari daging karkas paha ayam potong dan satu perlakuan tidak di beri mineral. Masing-masing perlakuan menggunakan 4 daging ayam kampung bagian paha. Setelah proses penyemprotan daging ayam tersebut kemudian di masukan ke dalam plastik yang telah di beri label perlakuan satu perlakuan dua dan perlakuan tiga.

 

Berdasarkan simpulan penelitian ini menunjukkan Hasil penelitian aktifitas air mineral bersifat asam dalam menghambat pertumbuhan bakteri pada permukaan karkas ayam selama sehari penyimpan di suhu ruang tidak berbeda nyata terhadap pertumbuhan bakteri TPC, Ecoli dan  Salmonella dikarenakan pada waktu pejalanan membawa sampel ke lab suhu di plastik tidak stabil gara gara jarak tempuh dari rumah ke laboratorium sangat jauh

 

Kata kunci : Air mineral asam, karkas ayam


Keyword

AIR MINERAL BERISFAT ASAM, PEHAMBATAN PERTUMBUHAN BAKTERI

Reference

DAFTAR PUSTAKA

 

Dewi ES, El Latifa S, Fawwarahly, dan R Kautsar. 2016. Kualitas Mikrobiologis Daging Unggas di RPA dan yang Beredar di Pasaran. Jurnal Ilmu Produksi dan Teknologi Hasil Peternakan. Vol. 04 No. 3 Oktober 2016.

 

Fletcher, D.L . 2007. Poultry meat quality. World's Poultry Science Journal / Volume 58 / Issue 02 / June 2002, pp 131-145

 

Kuntoro, B., R.R.A. Maheswari, dan H. Nuraini. 2012. Hubungan Penerapan Standard Sanitation Operational Procedure (SSOP) Terhadap Mutu
Daging Ditinjau dari Tingkat Cemaran Mikroba. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan. 15(2):70-80. https://onlinejournal.unja.ac.id/index. php/jiip/artic le/ view/1794/1178. diakses pada tanggal 15 september 2017

 

Lesiak, M.T., D.G. Olson, C.A. Lesiak and D.U. Ahn. 1996. Effects of Post Mortem Temperatures and Time on Water Holding Capacity of Hot-Boned Turkey

 

Puspita, S. 2012. Pengwetan Suhu Rendah Pada Daging dan Ikan. Universitas Diponegoro : Semarang. https://benutriangel.files.wordpress. com/2012/0

 

Primantika, Susetya dan Ari; 2014 Monitoring Penggunaan Formalin Pada Daging Ayam.Eksakta: Jurnal Imu-Ilmu MIPA. ISSN: 1411-1047

 

Rugayah, N. 2006. Studi Kandungan Timbal (Pb) dan Cadmium (Cd) pada Daging Sapi dan Kambing. J. Ilmiah Santina 3(4).

 

Sibarani, F.U.B. 2011. Evaluasi Penerapan Teknik Pemotongan Ayam Ditinjau dari Keamanan Pangan dan Kehalalan di Tempat Pemotongan Ayam (TPA) di Empat Kecamatan, Kabupaten Bogor. Tesis. Sekolah Pascasarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor. http://repository.ipb.ac.id /jspui/bitstream/ 123456789/52038/1/2011fsi.pdf diakses pada tanggal 23 April 2018

 

Soeparno. (1994). Ilmu dan Teknologi Daging. Yogyakarta: Gadjah Mada University-Press.

 

SNI 3924:2009. Standar Nasional Indonesia. Mutu karkas dan daging ayam. ICS 67.120.20

 

SNI 7388 – 2009. Batas Maksimum Cemaran Mikroba Dalam Pangan. ICS 67.220.20. Badan Standarisasi Nasional. http://blog.ub.ac.id/ cdrhprimasanti90/files/2014/03/SNI-7388-2009- Batas-maksimum-cemaran-mikroba-dalam pangan.pdf. Diakses pada tanggal 10 September 2017

 

Tortora, G. J., B. R. Funke & C. L. Case. 2010. Microbiology: An introduction,

            10th ed


PUBLISHED

2019-02-22

JOURNAL

Simki-Techsain

ISSN

2599-3011

ISSUE

Vol. 03 No. 04 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade