PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGANALISIS PADA MATERI PECAHAN SISWA KELAS V SDN TAROKAN I TAHUN AJARAN 2016/2017


Author (Penulis)

INDRYANA AYU PUTRI TUNJUNGSARI
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

13.1.01.10.0378

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilatar belakangi hasil wawancara dan pengamatan, bahwa pembelajaran matematika di SDN Tarokan 1 Kabupaten Kediri masih didominasi guru dan media yang digunakan dalam pembelajaran materi pecahan hanya dari buku. Akibatnya, suasana kelas pasif dan murid menjadi malas. Media komik diharapkan dapat melibatkan siswa secara aktif dalam meningkatkan kemampuan menganalisis serta terciptanya suasana belajar yang menyenangkan.

Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui : (1) kebutuhan pengembangan media komik pembelajaran matematika bentuk pecahan pada siswa kelas V SDN Tarokan I. (2) pengembangan media komik pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuim menganalisis bentuk pecahan pada kelas V SDN Tarokan I, (3) efektifitas media komik hasil menganalisis bentuk pecahan pada siswa kelas V SDN Tarokan I.

Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) menurut Nana dan Rivai (2015:64), terdiri dari tiga tahap yaitu: l) studi pendahuluan, 2) pengembangan model, dan  3). uji model. Media komik divalidasi oleh I ahli media dan ahli materi,  guru matematika menggunakan instrumen angket. Hasil validasi digunakan sebagai dasar untuk melakukan revisi terhadap media agar tingkat kelayakannya semakin tinggi. Setelah itu dilakukan uji coba terbatas 30 siswa kelas V SDN Tarokan 1, dengan jumlah responden sebanyak 5 siswa menggunakan instrumen angket.

Hasil penelitian ini adalah Media pembelajaran komik dibutuhkan di SDN Tarokan I, untuk dijadikan media pembelajaran materi pecahan dalam membangkitkan minat, perhatian dan kreatifitas siswa. Media dikembangkan dengan menggunakan langkah – langkah penelitian yaitu : 1) Studi pendahuluan meliputi : Studi pustaka, survei lapangan, penyusunan draf. 2) Pengembangan model meliputi: Validasi, uji terbatas, uji luas. 3) Uji model meliputi: hasil. Media dikembangkan ini diterapkan pada siswa menggunakan model kooperatif STAD. Keefektifitasan pengembangan media komik yang telah dikembangkan adalah sangat baik dengan rata-rata 4,6 dari segi materi dan 4,8 dari segi media. Media komik yang dikembangkan efektif meningkatkan hasil belajar siswa yaitu rata – rata 90,1667 rata – rata hasil belajar sebelum diberikan pembelajaran media komik adalah 47,27 , namun setelah diberikan pembelajaran menggunakan media komik rata – rata menjadi 79,52. Sehingga media dikatakan meninggkat kemampuan analisis pada materi pecahan terhadap siswa kelas V.

 

KATA KUNCI  : pengembangan,media,komik, materi pecahan

 


Keyword

PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK

Reference

Arsyad, A.2013. Media Pembelajaran. Jakarta: PT.Raja Grafindo persada.

Arsyad. 2009. Metode Pembelajaran. Jakarta: PT.Raja Grafindo persada.

Asyar R. 2012. Kreatif mengembangkan media pembelajaran. Jakarta : Gaung Presada Press.

Huda, M. 2013. Model-Model Pengajaran dan pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Noordyah. 2011. Langakah – langkah Penelitian dan Pengembangan. Dalam jurnal pendidikan ( Online ) tersedia http://noordyah.wordpress.com/tugas-kuliah /langkah-langkah-penelitian-dan-pengembangan/. Di akses pada tanggal 25 Januari 2019.

Rusman. 2012. Model-Model Pembelajaran Jakarta: PT Raja Grafindo Jaya.

Sudjana dan Rivai. 2010. Metodologi Pengajaran. Bandung: Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung:Alfabeta.

Sungkono. 2009. Pengembangan Bahan Ajar. Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.


PUBLISHED

2019-02-18

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 01 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade