PENGARUH MODEL TALKING STICK DIDUKUNG DENGAN MEDIA GRAFIS (KOMIK) TERHADAP KEMAMPUAN MENCERITAKAN KEMBALI ISI DONGENG YANG DIBACA PADA SISWA KELAS III SDN LIRBOYO IV TAHUN AJARAN 2016/2017


Author (Penulis)

AN NISA ILMA PRATIWI
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

13.1.01.10.0236

Abstract

ABSTRAK An nisa Ilma Pratiwi : Pengaruh model talking stick didukung media grafis (komik) terhadap kemampuan menceritakan kembali isi dongeng yang dibaca pada siswa kelas III SDN LIRBOYO IV Kota Kediri Tahun Ajaran 2016-2017, Skripsi, PGSD, FKIP UN PGRI Kediri, 2016 / 2017. Kata kunci : Model Talking Stick , media Grafis (komik), Menceritakan kembali isi dongeng Penelitian ini dilatar belakangi hasil observasi awal bahwa kemampuan menceritakan kembali isi dongeng yang dibaca masih tergolong rendah dibawah KKM karena di dalam pembelajaran siswa pasif dan proses pembelajaran cenderung mononton dikarenakan guru belum menggunakan model pembelajaran yang sesuai. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Apakah model talking stick didukung media grafis (komik) berpengaruh terhadap kemampuan menceritakan kembali isi dongeng yang dibaca pada siswa kelas III SDN Lirboyo IV Kota Kediri? (2) Apakah model talking stick tanpa didukung media grafis (komik) berpengaruh terhadap kemampuan menceritakan kembali isi dongeng yang dibaca paa siswa kelas III SDN Lirboyo IV Kota Kediri? (3) Apakah perbedaan pengaruh model talking stick didukung media grafis (komik) dibanding model talking stick tanpa didukung media grafis (komik) terhadap kemampuan menceritakan kembali isi dongeng yang dibaca pada siswa kelas III SDN Lirboyo IV Kota Kediri? Penelitian ini menggunakan teknik penelitian Pretest-Posttest kontrol Group Design dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Subyek penelitian yaitu, seluruh siswa kelas III SDN Lirboyo IV Kota Kediri. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: (1) Kemampuan siswa pada materi Kemampuan menceritakan kembali isi dongeng siswa kelas III SDN Lirboyo IV kabupaten kediri Tahun Ajaran 2016/2017 sebelun menggunakan model Talking Stick dan tidak didukung media grafis komik mendapat nilai rata-rata 69,50, median 70,00 dan modus 70. Nilai KKM yang dibuat oleh guru adalah 75. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa tanpa menggunakan model talking stick dan tidak didukung media grafis komik pada materi kemampuan menceritakan kembali isi dongeng siswa kelas III SDN Lirboyo IV masih rendah. (2) Kemampuan siswa pada materi Kemampuan menceritakan kembali isi dongeng siswa kelas III SDN Lirboyo IV Kabupaten kediri Tahun Ajaran 2016/2017 dengan menggunakan model talking stick dan media grafis komik mendapat nilai rata-rata 85,50, median 85.00 dan modus 80. Nilai KKM yang dibuat oleh guru adalah 75. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa menggunakan model talking stick dan media grafis komik pada materi kemampuan menceritakan kembali isi dongeng siswa kelas III SDN Lirboyo IV mencapai nilai diatas KKM. (3) Ada pengaruh signifikan penggunaan model talking stick didukung media grafis komik terhadap kemampuan menceritakan kembali isi dongeng yang dibaca siswa kelas III SDN Lirboyo IV kabupaten Kediri tahun ajaran 2016/2017 hal tersebut dapat dilihat dari perbandingan perolehan nilai rata-rata menggunakan model talking stick didukung media grafis komik dibandingkan pembelajaran tanpa menggunakan model talking stick dan media grafis komik adalah 85,50>69,50.

Keyword

Penggunaan media grafis (komik), pengaruh model talking stick, kemampuan menceritakan kembali isi dongeng yang dibaca

Reference


PUBLISHED

2018-02-11

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 02 No. 01 Tahun 2018

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade