PEMAKAIAN BAHASA MANTRA PADA TRADISI NYADRAN DI DESA SONOAGENG KECAMATAN PRAMBON KABUPATEN NGANJUK


Author (Penulis)

AFIKA WARDATUL AFIFAH
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

13.1.01.07.0062

Abstract

ABSTRAK Afika Wardatul Afifah. Pemakaian Bahasa Mantra pada Tradisi Nyadran Di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Skripsi. Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia. Universitas Nusantara PGRI Kediri. 2018 Kata kunci: Bahasa, Mantra, dan Nyadran. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta masyarakat Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk yang bersikap tetap menjaga dan melestarikan tradisi Nyadran sebagai apresiasi terhadap pahlawan sejak puluhan tahun dan sebagai wujud syukur kepada Tuhan YME. Tradisi Nyadran di Desa Sonoageng memakai bahasa mantra khusus Nyadran. Bahasa mantra yang dipakai merupakan perpaduan bahasa Arab dan Bahasa Jawa akibat adanya agama yang dianut dan cerminan kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, pemakaian bahasa mantra pada tradisi Nyadran di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk perlu diteliti. Adapun rumusan masalah penelitian ini, (1) bagaimanakah deskripsi bentuk pemakaian mantra pada tradisi Nyadran di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk?; dan (2) bagaimanakah deskripsi fungsi pemakaian bahasa mantra pada tradisi Nyadran di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk? Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk pemakaian bahasa mantra pada tradisi Nyadran di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk; dan (2) mendeskripsikan fungsi pemakaian bahasa mantra pada tradisi Nyadran di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan linguistik tataran sintaksis dan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Obyek yang diteliti adalah bahasa mantra pada tradisi Nyadran dengan lokasi di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Adapun tahapan penelitian yaitu tahap persiapam, tahap pelaksanaan, dan tahap penulisan laporan. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumen terkait mantra tradisi Nyadran di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk. Prosedur pengumpulan data meliputi teknik simak libat cakap, teknik catat, dan teknik rekam. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bentuk pemakaian bahasa mantra pada tradisi Nyadran di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk terdapat dua bahasa yaitu perpaduan bahasa Arab dan bahasa Jawa. Bentuk pemakaian mantra bahasa Arab terdiri dari 15 kata, 6 frasa, dan 8 klausa. Sedangkan mantra bahasa Jawa terdapat 10 kata, 2 frasa, dan 8 klausa. Fungsi mantra dalam prosesi upacara tradisi Nyadran di Desa Sonoageng Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk yakni sebagai sarana wujud rasa syukur kepada Tuhan YME, sarana wujud terima kasih kepada kepada arwah leluhur Desa Sonoageng (Mbah Said dan Mbah Putri), memohon kebaikan hidup, dan agar rumah tangga masyarakat Desa Sonoageng langgeng.

Keyword

BAHASA, MANTRA, TRADISI, NYADRAN

Reference


PUBLISHED

2018-02-15

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 02 No. 03 Tahun 2018

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade