ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE ACTIVITY BASED COSTING SYSTEM (ABC) DAN SISTEM TRADISIONAL UNTUK MENENTUKAN LABA PENJUALAN PADA PT. KEDIRI TANI SEJAHTERA


Author (Penulis)

TRI SULASTYO PRAMONO
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

13.1.01.04.0090

Abstract

Abstrak Tri Sulastyo Pramono: Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Dengan Menggunakan Metode Activity Based Costing (ABC) Dan Sistem Tradisional Untuk Menentukan Laba Penjualan Pada PT. Kediri Tani Sejahtera, Skripsi, Pendidikan Ekonomi, FKIP UN PGRI Kediri, 2017. Penentuan harga pokok produksi dengan metode activity based costing (ABC) lebih akurat dibandingkan dengan sistem tradisional. Karena dengan menggunakan metode activity based costing (ABC) pembebanan biaya produksi berdasarkan aktivitas unit produk, sedangkan sistem tradisional pembebanan biaya produksi langsung dibebankan ke unit produk. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis harga pokok produksi dengan menggunakan metode activity based costing (ABC) dan sistem tradisional untuk menentukan laba penjualan pada PT. Kediri Tani Sejahtera. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kuantitatif dengan obyek penelitian adalah laporan data produksi dan dokumentasi wawancara PT. Kediri Tani Sejahtera tahun 2012-2016. Dari hasil penelitian ini didapatkan harga pokok produksi dengan sistem tradisional pada pupuk organik tahun 2016 sebesar Rp 8.266.297.679,00 Sedangkan Hasil perhitungan laba penjualan tahun 2016 dengan sistem tradisional sebesar Rp 252.862.917,96. Harga pokok produksi dengan metode activity based costing (ABC) pada pupuk organik tahun 2016 sebesar total harga pokok produksi Rp 8.266.290.382,88. Sedangkan hasil perhitungan laba penjualan tahun 2016 dengan metode activity based costing (ABC) sebesar Rp 252.868.886,72. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perhitungan harga pokok produksi pupuk organik dengan metode activity based costing (ABC) lebih kecil dari sistem tradisional dengan selisih sebesar Rp 7.296,12, sedangkan perhitungan laba penjualan dengan metode activity based costing (ABC) lebih besar dari sistem tradisional dengan selisih sebesar Rp 5.968,76. Bagi peneliti lain diharapkan lebih komprehensif dalam pengalokasian biaya produksi maupun non produksi sehingga hasil penelitian lebih akurat. Kata Kunci: Harga Pokok Produksi, Activity Based Costing (ABC), Sistem Tradisional, Laba Penjualan

Keyword

Harga Pokok Produksi, Activity Based Costing (ABC), Sistem Tradisional, Laba Penjualan

Reference


PUBLISHED

2018-02-09

JOURNAL

Simki-Economic

ISSN

2599-0748

ISSUE

Vol. 02 No. 01 Tahun 2018

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade