PENGARUH ASSERTIVE TRAINING TERHADAP PENINGKATAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 5 KEDIRI TAHUN AJARAN 2016/2017


Author (Penulis)

MAHLIATUS SARIROH
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

13.1.01.01.0069

Abstract

ABSTRAK Mahliatus Sariroh: Pengaruh Assertive Training terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 kediri tahun ajaran 2016/2017, Skripsi, Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Nusantara PGRI Kediri, 2017. Kata Kunci: Assertive Training, Kepercayaan Diri Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya siswa kelas VIII SMP Negeri 5 kediri yang kurang memiliki kepercayaan diri seperti tidak berani berbicara didepan umum, tidak berani mengungkapkan pendapatnya, mudah putus asa dalam mengahadapi masalahnya dan ragu-ragu dalam mengambil keputusan. Untuk memecahkan masalah kurangnya kepercayaan diri tersebut peneliti melaksanakan assertive Training dengan tujuan mengentaskan masalah karena rendahnya kepercayaan diri siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Adakah pengaruh Assertive Training terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 5 kediri tahun ajaran 2016/2017?” Dalam penelitian ini variabel bebasnya (X) assertive Training dan variabel terikatnya (Y) adalah kepercayaan Diri. Penelitian ini dilaksanakan dalam empat sesi perlakuan yaitu pemberian materi dasar, role playing, modelling dan social reward serta pemberian angket kepercayaan diri siswa. Pendekatan penelitiannya adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik experimental one group pretest-posttest. Populasinya ialah seluruh siswa kelas VIII A-J SMP Negeri 5 Kediri yang berjumlah 340 siswa, sedangkan sampelnya berjumlah 30 siswa yang diambil dengan menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah angket. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji Wilcoxon. Kesimpulan penelitian ini adalah Terdapat pengaruh Assertive Training terhadap peningkatan kepercayaan diri siswa kelas VIII SMP Negeri 5 kediri tahun ajaran 2016/2017, hal ini dibuktikan dari hasil analisis hipotesis didapatkan Zhitung (-4,785) < Ztabel (-1,96), nilai -1,96 didapat dari nilai Z?/2 yaitu nilai dari tabel Z0,05/2 = Z0,025 = -1,96 dan nilai Asymp. Sig (2-tailed) bernilai 0,000. Karena nilai 0,000 lebih kecil dari < 0,05, maka H_0 ditolak, H_a diterima. Berdasarkan simpulan hasil penelitian ini, direkomendasikan : 1). Metode assertive training yang dilaksanakan telah terbukti dapat meningkatkan kepercayaan diri. Oleh karena itu, siswa disarankan untuk terus ditingkatkan. 2). Guru BK diharapkan lebih memberi inovasi pada assertive training tersebut agar lebih menarik dalam pelaksanaannya. 3). Bagi peneliti selanjutnya yang memilih masalah sejenis sebagai objek kajian penelitiannya, hendaknya alokasi waktu untuk melakukan Assertive Training perlu ditambah karena setelah kegiatan Role Playing dilanjutkan dengan diskusi kelompok.

Keyword

ASSERTIVE TRAINING, KEPERCAYAAN DIRI

Reference


PUBLISHED

2018-02-12

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 02 No. 01 Tahun 2018

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade