PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK LACTOBACILLUS SP. PADA AIR MINUM DALAM MENUNJANG PERFORMA AYAM BROILER


Author (Penulis)

NOHAN WIJAYA
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

12.1.04.01.0021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan probiotik lactobacillus terhadap performa ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan di Ds. Senden Kec. Kayen Kidul Kab. Kediri tanggal 2 Oktober 2017. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen. Proses pengambilan data sesuai variabel yang diamati yaitu performa ayam broiler, meliputi: (1) konsumsi pakan (gr.) dilakukan dengan menghitung jumlah pakan yang diberikan dikurangi jumlah pakan yang tercecer dan yang tersisa, (2) pertambahan bobot badan (gr.) dilakukan dengan cara menimbang bobot badan hidup akhir dengan bobot badan hidup awal penelitian, (3) konversi pakan dilakukan dengan membagi antara jumlah pakan yang dikonsumsi dengan pertambahan bobot badan selama penelitian.

Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa penambahan lactobacillus ke dalam air minum memberikan pengaruh tidak nyata (P>0,05), yang berarti P0, P1, P2, P3 memberikan pengaruh tidak nyata terhadap konsumsi pakan dan konversi. Dari perlakuan yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penambahan lactobacillus ke dalam air minum memberikan pengaruh nyata (P>0,05), yang berarti P0, P1, P2, P3 memberikan pengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan ayam broiler.

 


Keyword

pengaruh, penambahan probiotik Lactobacillus Sp., air minum, performa ayam broiler

Reference

Abidin, Z. 2002. Kiat Mengatasi Permasalahan Praktis Penggemukan Sapi Potong. Agromedia Pustaka. Jakarta.

Abun. 2005. Efek Fermentasi Ampas Umbi Garut (Maranta arundinacea Linn) dengan Kapang Aspergillus niger terhadap Nilai Kecernaan Ransum Ayam Pedaging. Fakultas Peternakan, Universitas Padjajaran.

Aksi Agraris Kanisius (AAK). 2003. Beternak Ayam Pedaging. Cetakan keenam. Yogyakarta: Kanisius.

Anggorodi, R. 2003. Nutrisi Aneka Ternak Unggas. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Barrow, P. A. 1992. Probiotics. In: R. Fuller 1st Ed. Probiotics The Scientitic Basic. Chapman and Hall, London. Hal: 225-250.

Bell, D. D., and W. D. Weaver. 2002. Comercial Chicken Meat and Egg Production. 5th Edition. Springer Science and Business Media, Inc., New York.

Diaz, D. 2008. Safety and efficacy of Ecobiol® (Bacillus amyloliquefaciens) as feed additive for chickens for fattening. The EFSA Journal 773: 2-13.

Ensminger, M., E. Old Field J. E., Heinemann W. W. 1990. Feeds and Nutrotion. Second Edition. The Ensminger Publishing Company, USA.

Fuad, Y. 2000. Usaha Peternakan Ayam Potong: Memproduksi Karkas Ayam. Jakarta: Akademika Pressindo.

Fuller, R. 1992. History and development of probiotics. In: Probiotics The Scientific Basis. Fuller. (Ed). Chapman & Hall. London, New York, Tokyo, Melbourne, Madras.

Gusmanizar, Neni dan Rusnam. 2007. Pemanfaatan Limbah Pertanian dan Peternakan untuk Pembuatan Kompos Menggunakan Mikroorganisme Lokal. Universitas Andalas: Padang.

Hammond. 1994. The effect of Lactobacillus acidophilus on the production and chemical composition of eggs. Poultry Sci. 75: 491-494.

Hartono, M., S. Suharyati, dan P. E. Santosa. 2002. Dasar Fisiologi Ternak. Buku Ajar Fakultas Pertanian Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Haryanto, B. 2003. Penggunaan probiotik dalam pakan untuk meningkatkan kualitas karkas dan daging domba. JITV 5: 224-228.

Istriani, R. 2009. Pengaruh Jenis Bahan Litter terhadap Respon Fisiologis Broiler Umur 1-14 Hari Di Kandang Panggung. Skripsi. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Jin LJ, Ho YW, N Abdullah, M.A Ali, and S Jalaludin. 1997. Studies on the intestinal microflora of chicken under tropical condition. J Animal Sci. 5 : 495-504.

Kartasudjana, R. dan E. Suprijatna. 2006. Manajemen Ternak Unggas. Jakarta: Penebar Swadaya

Murtidjo, B. A. 2006. Pengendalian Hama dan Penyakit Ayam. Kanisius. Yogyakarta. Hal 110-111.

North and Bell. 1990. Commercial Chicken Production Manual. 3rd Ed. Westport, Connecticut: The Avi Publishing Company, Inc.

Rasmada, Sada. 2008. Analisis Kebutuhan Nutrien dan Kecernaan Pakan pada Owa Jawa (Hylobates moloch) di Pusat Penyelamatan Satwa Gadog-Ciawi Bogor, Skripsi, Fakultas Peternakan IPB, Bogor.

Rasyaf, M. 2001. Beternak Ayam Pedaging. Cetakan Ke-XX. Penebar Swadaya. Jakarta.

Rasyaf, M. 2012. Panduan Beternak Ayam Petelur. Jakarta: Penebar Swadaya. Hal: 106-109.

Rasyaf, M., 2003. Beternak Ayam Pedaging. Jakarta: Penebar Swadaya.

Rasyaf, Muhammad. 1987. Beternak Ayam Pedaging. Jakarta: Penebar Swadaya.

Riduwanto. 2010. Usaha Pemeliharaan Ayam pedaging dengan Penambahan Tetes Tebu (Molasses) dan Kunyit (Curcuma Domestica) pada Air Minum.//http: riduwanto.blogspot.co.id.htm//.

Siregar, A.P., M. Sabrani, dan S. Pramu. 1992. Teknik Beternak Ayam Pedaging di Indonesia. Cetakan ke-2. Margie Group. Jakarta.

Soeharsono. 1976. Respon Broiler Terhadap Berbagai Kondisi Lingkungan. Disertasi. Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran Bandung.

Tilman, et al. 2002. Ilmu Makanan Ternak Dasar. Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Wahyu, J. 2000. Ilmu Nutrisi Unggas. Yogyakarta: UGM-Press.

Warwick, E. J. dan J. E. Legates. 1986. Breeding and Improvemen of Farm Animal. Mc Graw Hill Publishing: New Delhi.

Warwick, E. J., J. M. Astuti dan W. Hardjosubroto. 1984. Pemuliaan Ternak. Cetakan ke empat. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Wiharto. 2002. Petunjuk Beternak Ayam. Lembaga Penerbitan Universitas Brawijaya. Malang.

Yu, B., J. R. Liu, F. S. Hsiao & P. W. S. Chiou. 2008. Evaluation of Lactobacillus reuteri Pg4 strain expressing heterologous ß-glu-canase as a probiotic in poultry diets based on barley. Anim. Feed Sci. and Tech. 141: 82-91.


PUBLISHED

2019-02-16

JOURNAL

Simki-Techsain

ISSN

2599-3011

ISSUE

Vol. 03 No. 03 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade