PENGARUH PENGGUNAAN MODEL KOOPERATIF TIPE STAD TERHADAP KEMAMPUAN MENGHITUNG LUAS PERSEGI DAN PERSEGI PANJANG PADA SISWA KELAS III SDN MABUNG 4 KECAMATAN BARON KABUPATEN NGANJUK TAHUN AJARAN 2018/2019


Author (Penulis)

DEVIE LUXVIANTI
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

12.1.01.10.0501

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan, bahwa kemampuan menghitung luas persegi dan persegi panjang pada siswa kelas III SDN Mabung 4 masih rendah. Buktinya dari hasil ulangan harian, dari jumlah 24 siswa kelas III, sebanyak 17 siswa mendapat nilai 60 < KKM 75. Hal ini disebabkan model pembelajaran yang digunakan kurang tepat, pembelajaran cenderung hanya satu arah karena guru SDN Mabung 4 masih menggunakan model ceramah. Salah satu model pembelajaran yang dapat memotivasi siswa dalam pembelajaran yaitu dengan menggunakan kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota tiap kelompok 4 sampai 5 orang siswa secara heterogen adalah model kooperatif tipe STAD. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah 1) Apakah model kooperatif TIPE STAD berpengaruh terhadap kemampuan menghitung luas persegi dan persegi panjang pada siswa kelas III SDN Mabung 4 Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019?. 2) Apakah model make a match berpengaruh terhadap kemampuan menghitung luas persegi dan persegi panjang pada siswa kelas III SDN Mabung 4 Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019?. 3) Apakah ada perbedaan pengaruh penggunaan model kooperatif TIPE STAD terhadap kemampuan menghitung luas persegi dan persegi panjang pada siswa kelas III SDN Mabung 4 Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019?. Teknik penelitian ini menggunakan teknik eksperimen dengan desain jenis Nonequivalent Control Group Design, pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Subyek penelitian ini siswa kelas III SDN Mabung 4 dengan jumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data pembelajaran ini berupa tes dan angket. Sedangkan instrumen penelitian menggunakan soal uraian berjumlah 10 soal. Teknik analisis data menggunakan rumus uji-t. Berdasarkan hasil analisis data dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa: 1) Model Kooperatif tipe STAD berpengaruh terhadap kemampuan menghitung luas persegi dan persegi panjang pada siswa kelas III SDN Mabung 4 Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019, dengan nilai thitung 27,882 ? ttabel 2,069 pada taraf signifikan 5%, sehingga Ha diterima. 2) Model pembelajaran make a match berpengaruh terhadap kemampuan menghitung luas persegi dan persegi panjang pada siswa kelas III SDN Mabung 4 Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019, dengan nilai thitung 10,343 ? ttabel 2,069 pada taraf signifikan 5%, sehingga Ha diterima. 3) Ada perbedaan pengaruh model kooperatif tipe STAD dibandingkan dengan model pembelajaran make a match terhadap kemampuan menghitung luas persegi dan persegi panjang pada siswa kelas III SDN Mabung 4 Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk Tahun Ajaran 2018/2019. Hal ini dapat dibuktikan dari thitung 3,979 ? ttabel 2,012 pada taraf signifikan 5%, sehingga Ha diterima. Kata kunci: Model Kooperatif Tipe STAD, Kemampuan Menghitung Luas Persegi Dan Persegi Panjang.

Keyword

a

Reference

Asma, Nur. 2011. Model Pembela-jaran Kooperatif. Jakarta: Balai Pustaka. Lie, A. 2012. Mempraktikan Coope-rative Learning di Ruang-ruang Kelas. Jakarta: Grasin-do. Muhlisrarini. 2014. Perencanaan dan Strategi Pembelajaran Matematika. Jakarta: Raja Grafindo Persada. Rusman. 2013. Model-Model Pembe-lajaran: Mengembangkan Pro-fesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Pers. Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuan-titatif, Kualitatif, dan R& D. Bandung: Alfabeta. Trianto. 2012. Model-model Pembe-lajaran Inovatif Berorientasi Kontruktivistik. Jakarta, Presta-si Pustaka.

PUBLISHED

2019-07-25

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 04 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade