PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERHADAP KEMAMPUAN MENGIDENTIFIKASI GAYA DAPAT MENGUBAH GERAK BENDA PADA SISWA KELAS IV SDN SUMENGKO 4 KEC. SUKOMORO KAB. NGANJUK


Author (Penulis)

SUWITO
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

12.1.01.10.0488

Abstract

ABSTRAK

Suwito : Pengaruh model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan mengidentifikasi gaya dapat merubah gerak benda siswa kelas IV SDN Sumengko 4 Kec. Sujkomoro Kab. Nganjuk  tahun pelajaran 2018/2019, Skripsi, PGSD, FKIP UN PGRI Kediri, 2019.

           Penelitian ini dilatar belakangi oleh hasil pengamatan peneliti, bahwa pembelajaran menentukan hasil kemampuan mengidentifikasi gaya dapat merubah gerak benda pada siswa kelas IV SDN Sumengko IV cenderung berorientasi pada guru. Hal tersebut berdampak pada hasil belajar siswa yang menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa belum memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sehingga ketuntasan belajar secara klasikal juga belum dapat mencapai ketuntasan minimal.

Permasalahan penelitian ini adalah (1) Apakah model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap kemampuan  mengidentifikasi gaya dapat merubah gerak pada siswa kelas IV SDN Sumengko Kec. Sukomoro Kab. Nganjuk? (2) Apakah model Konvensional berpengaruh terhadap kemampuan mengidentifikasi gaya dapat merubah gerak pada siswa kelas IV SDN Sumengko Kec. Sukomoro Kab. Nganjuk? (3) Adakah perbedaan pengaruh antara model Problem Based Learning dengan model Konvensional terhadap kemampuan mengidentifikasi gaya dapat merubah gerak pada siswa kelas IV SDN Sumengko Kec. Sukomoro Kab. Nganjuk?

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik Nonequivalent Control Group Design. Penelitian dilakukan pada dua kelas yaitu kelas IV-A dan IV-b SDN Sumengko 4. Pengumpulan data diperoleh dengan teknik tes. Data-data yang terhimpun dianalisis menggunakan uji t-tes,

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: (1) Penggunaan model Problem Based Learning berpengaruh sangat signifikan terhadap kemampuan mengidentifikasi gaya dapat merubah gerak benda pada siswa kelas IV SDN Sumengko 4. Hal ini terbukti bahwa t-hitung (5.196) > t-tabel 1% (2.750), dengan ketuntasan klasikal 83,72%. (2) Penggunaan model konvensional tidak berpengaruh terhadap kemampuan  mengidentifikasi gaya dapat merubah gerak benda  pada siswa kelas IV SDN Sumengko 4 Kec. Sukomoro Kab. Nganjuk. Hal ini terbukti bahwa t-hitung (4.073)> t-tabel 1% (2.750), dengan ketuntasan klasikal 13,4%. (3) Ada perbedaan pengaruh yang sangat signifikan antara penggunaan model Problem Based Learning dibanding dengan menggunakan model Konvensional terhadap kemampuam mengidentifikasi gaya dapat merubah gerak benda pada siswa Kelas IV SDN Sumengko Kec. Sukomoro kab. Nganjuk dengan keunggulan pada penggunaan model Problem Based Learning. Hal ini terbukti bahwa t-hitung (6,741) > t-tabel 1% (2.660), dengan perbandingan nilai mean Kelompok Eksperimen 80,8065 > mean kelompok control 63,0645.

 

 

 

KATA KUNCI  : Model Problem Based Learning (PBL), dan kemampuan    mengidentifikasi gaya dapat merubah gerak benda


Keyword

Permohonan Ijin Melakukan Penelitian

Reference

DAFTAR PUSTAKA

 

Arikunto, Suharsimi. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : Rineka Cipta.

 

Djamarah. 1996. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Ratumanan. 2002. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif. Jakarta: Budi Aksara.

Sugiarto. 2007. Teknik Sampling. Jakarta : Gramedia.

 

Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

 

Sukardi, 2005. Tehnik Penelitian. Jakarta: Bumi Aksara


PUBLISHED

2019-02-16

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 03 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade