PENGARUH MODEL THINK TALK WRITE TERHADAP KEMAMPUAN MENEMUKAN KALIMAT UTAMA DENGAN MEMBACA INTENSIF SISWA KELAS IV SDN DADAPAN 1 KECAMATAN NGRONGGOT KABUPATEN NGANJUK TAHUN PELAJARAN 2018/2019


Author (Penulis)

NURKHOLIS
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

12.1.01.10.0477

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari hasil pengamatan di SDN Dadapan 1 yang menunjukkan bahwa, kemampuan siswa kelas IV masih rendah dalam menemukan kalimat utama dengan membaca intensif. Pernyataan tersebut dibuktikan, dari siswa sebanyak 20 yang memperoleh nilai 75 ke atas 6 siswa, sisanya 14 anak hanya mendapatkan nilai 60 ke bawah. Hal ini disebabkan guru yang masih menggunakan srategi pembelajaran yang masih konvensional yaitu dengan berceramah. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mengubah model pembelajaran yang semula bersifat tradisional menjadi modern, yaitu model Think Talk Write (TTW). Permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimana kemampuan menemukan kalimat utama dengan membaca intensif sebelum menggunakan model Think Talk Write pada siswa kelas IV SDN Dadapan I Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk tahun pelajaran 2018/2019?. 2) Bagaimana kemampuan menemukan kalimat utama dengan membaca intensif sesudah menggunakan model Think Talk Write pada siswa kelas IV SDN Dadapan I Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk tahun pelajaran 2018/2019?. 3) Apakah terdapat pengaruh model Think Talk Write terhadap kemampuan menemukan kalimat utama dengan membaca intensif pada siswa kelas IV SDN Dadapan I Kecamatan Ngronggot Kabupaten Nganjuk Tahun Pelajaran 2018/2019? Penelitian ini menggunakan teknik penelitian pre-eksperimen dengan desain one group pretest posttest design. Subyek penelitian ini siswa kelas IV SDN Dadapan 1 dengan jumlah 20 siswa. Teknik pengumpulan data berupa tes dengan bentuk instrumen berupa soal uraian berjumlah 10 soal. Teknik analisis data yang digunakan adalah SPSS. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dibahas pada bab IV dapat disimpulkan bahwa: 1) Kemampuan menemukan kalimat utama dengan membaca intensif sebelum menggunakan model Think Talk Write pada siswa kelas IV SDN Dadapan I Tahun Pelajaran 2018/2019, masih rendah jika nilai rata-rata < KKM 75. Hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata pretest yang diperoleh adalah 60,50 sehingga belum mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. 2) Kemampuan menemukan kalimat utama dengan membaca intensif sesudah menggunakan model Think Talk Write pada siswa kelas IV SDN Dadapan I Tahun Pelajaran 2018/2019, dengan nilai rata-rata > KKM 75. Hal ini dibuktikan dari nilai rata-rata posttest yang diperoleh adalah 85,50 sehingga telah mencapai nilai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) 75. 3) Ada pengaruh model Think Talk Write terhadap kemampuan menemukan kalimat utama dengan membaca intensif pada siswa kelas IV SDN Dadapan I. Hal ini dapat dibuktikan dari thitung 16,245 ? ttabel 2,093 pada taraf signifikan 5%, sehingga Ha diterima. Kata kunci: Model Think Talk Write, Kemampuan Menemukan Kalimat Utama Dengan Membaca Intensif

Keyword

Model think talk write, menemukan kalimat utama, membaca intensif

Reference

Ghazali, S. 2010. Pembelajaran Keteram-pilan Berbahasa: Dengan Pendekat-an Komunkatif-Aktif. Bandung: PT Refika Aditama. Shoimin, Aris. 2014. 68 Model Pembelaja-ran Inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media. Sudjana, Nana dan Rivai Ahmad. 2010. Penelitian dan Penilaian Pendidi-kan. Jakarta: Sinar Baru Algesindo. Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendi-dikan (Pendekatan Kuantitatif, Ku-alitatif, dan R& D. Bandung: Alfa-beta.

PUBLISHED

2019-07-25

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 04 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade