EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK UNTUK MENGATASI SISWA PELAKU BULLYING DI SMP NEGERI 1 SUMBERGEMPOL TAHUN AJARAN 2018/ 2019


Author (Penulis)

ANDRI DWI S.
Universitas Nusantara PGRI Kediri

Author Identity (NPM)

12.1.01.01.0295

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyaknya pelaku bullying di sekolah, bullying adalah sebuah hasrat untuk menyakiti. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan perilaku bullying, yaitu hubungan keluarga, tradisi dan pengaruh media. Untuk mengurangi pelaku bullying dapat menggunakan layanan konseling kelompok karena berfokus pada membantu konseli dalam melakukan perubahan dengan menaruh perhatian pada perkembangan dan penyesuaian sehari-hari, salah satunya adalah untuk memodifikasi tingkah laku, nilai, sikap, dan bullying merupakan salah satu sifat negatif. Tujuan  dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas Konseling Kelompok untuk mengatasi siswa pelaku bullying Di SMP 1 Sumbergempol. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian pre experimental design dengan menggunakan desain one group pretest-posttest design karena desain ini dirancang untuk membandingkan suatu perlakuan. Dalam penelitian ini data kuantitatif diperoleh dari instrumen angket atau kuesioner pengungkap 5% pelaku bullying. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sumbergempol yang menjadi pelaku bullying yang berjumlah 32 siswa. teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sehingga sampel dari penelitian ini berjumlah 6 siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji t  pired sample t-test. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai signifikan sebesar 0,000 < 0,05 atau thitung sebesar 13,030 > ttabel sebesar 2,015 maka H0 ditolak Ha diterima yaitu setelah dilakukan konseling kelompok, pelaku bullying menurun. Hal ini berarti layanan konseling kelompok efektif untuk mengatasi siswa pelaku bullying di SMP Negeri 1 Sumbergempol. Simpulan penelitian ini adalah layanan konseling kelompok efektif untuk mengatasi siswa pelaku bullying peserta didik Kelas VIII SMPN 1 Sumbergempol Tahun Ajaran 2018/2019. Berdasarkan simpulan tersebut diharapkan konselor sering memberikan layanan konseling kelompok untuk mengurangi pelaku  bullying di lingkungan sekolah. Bagi siswa diharapkan dapat mengontrol diri dalam melakukan berbagai tindakan yang dapat menimbulkan bullying dan lebih memperhatikan konseling kolompok yang diberikan konselor untuk mengurangi perilaku bullying.

 

KATA KUNCI  :. pelaku bullying, konseling kelompok


Keyword

KONSELING KELOMPOK UNTUK MENGATASI SISWA PELAKU BULLYING

Reference

Astuti, 2008. Meredam Bullying : 3 cara efektif menanggulangi kekerasan pada anak. Jakarta: PT Grasindo

Coloroso. 2007. Stop Bullying. Jakarta: PT. Serambi Ilmu Semesta

Depdiknas .2003. Undang-undang RI No.20 tahun 2003.tentang sistem pendidikan nasional.

Dina Afriana. 2017. Upaya Mengurangi Perilaku Bullying Di Sekolah Dengan Menggunakan Layanan Konseling Kelompok. Universitas Lampung. Dipublikasikan olah http//jurnal.fkip.unila.ac.id diakses pada hari kamis 13 Oktober 2018 pukul 14.20.

Eddy, Wibowo Mungin. 2005. Konseling Kelompok Perkembangan. Semarang: Unnes Press.

Vitalis. 2008. Layanan Konseling Kelompok. Diktat Mata Kuliah Bimbingan Konseling IKIP PGRI Madiun

https://megapolitan.kompas.com/read/2012/03/31/12094973/Kekerasan.Masih.Terjadi.di.Sekolah, diupload 20 Januari 2016, 12:30 WIB.

https://news.okezone.com/read/2016/05/03/338/1378936/aksi-bullying-terjadi-di-sman-3-jakarta, diupload 03 Mei 2016 11:01WIB


PUBLISHED

2019-02-01

JOURNAL

Simki-Pedagogia

ISSN

2599-073X

ISSUE

Vol. 03 No. 01 Tahun 2019

Download PDF

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UN PGRI Kediri.

Jl. KH. Ahmad Dahlan 76 Mojoroto Kota Kediri

Designed by BootstrapMade